<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1703611">
 <titleInfo>
  <title>SINTESIS NITROGEN-DOPED CARBON QUANTUM DOTS (CQDS) BERBAHAN DASAR DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA L) MENGGUNAKAN METODE HIDROTERMAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>PUTRI RIZKI KHAIRINA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Putri Rizki Khairina (2025). Sintesis Nitrogen-Doped Carbon Quantum Dots (CQDs) Berbahan Dasar Daun Kelor (Moringa Oleifera L) Menggunakan Metode Hidrotermal. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Prof. Dr. M. Hasan, M.Si.&#13;
&#13;
Carbon Quantum Dots (CQDs) adalah nanomaterial karbon yang dapat dihasilkan menggunakan bahan alam sebagai sumber karbon, terutama dari daun kelor yang banyak ditemukan di lingkungan. Penelitian ini bertujuan sintesis CQDs dari daun kelor (Moringa oleifera L) dengan doping nitrogen menggunakan metode hidrotermal. Karakterisasi N-CQDs dilakukan menggunakan lampu UV, UV-Vis, FTIR, PL, dan analisis termal. Penelitian dilakukan melalui rancangan RSM Box Behnken Design diperoleh kondisi optimum untuk sintesis N-CQDs yaitu, suhu 178,18ºC, waktu 7,53 jam, dan penambahan konsentrasi asam L-aspartat 0,165 M. Karakterisasi N-CQDs dilakukan pada run 4 (180 ºC; 7 jam; 0,2 M) yang menunjukkan warna coklat muda pada sinar tampak dan mengalami fluoresensi warna biru pada sinar UV. Panjang gelombang maksimum N-CQDs yang diperoleh melalui karakterisasi UV-Vis yaitu 205 nm, 235 nm, dan 304 nm karena transisi π- π* oleh C=C dan n-π* oleh C=N/C-N. Nilai band gap yang dihasilkan melalui karakterisasi UV-Vis yaitu 5,47 eV. Karakterisasi PL menunjukkan N-CQDs menunjukkan emisi warna biru dengan puncak intensitas fluoresensi maksimum pada 446 nm. Nilai intensitas quantum yield, FWHM, dan stokes shift yang dihasilkan melalui karakterisasi PL berturut-turut yaitu 47,65 %, 90 nm, dan 0,66 eV. Analisis sifat termal menunjukkan bahwa N-CQDs mengalami tiga tahap dekomposisi termal yaitu penguapan molekul air, dekomposisi gugus fungsi, dan degradasi tahap akhir yang meliputi kerusakan kerangka karbon. Karakterisasi FTIR menunjukkan terbentuk gugus fungsi O-H, N-H, C≡C, C≡N, C=O, C=C, C=N, C-H, dan C-N. Berdasarkan hasil penelitian, N-CQDs berhasil disintesis dari daun kelor menggunakan metode hidrotermal.&#13;
&#13;
Kata Kunci: N-CQDs, Box Behnken Design, Band gap, Hidrotermal&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1703611</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-17 13:15:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-17 14:46:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>