<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1703579">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI KEBIJAKAN WITHHOLDING TAX ATAS ALOKASI DANA DESA PADA BENDAHARA DESA RN(STUDI KASUS PADA BENDAHARA DESA DI DESA COT BULOH KEC. ARONGAN LAMBALEK, KAB. ACEH BARAT)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siti Wulansari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi dan Bisnis	Akuntansi Perpajakan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan withholding tax atas alokasi dana desa oleh bendahara desa di Gampong Cot Buloh, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat. Fokus penelitian mencakup &#13;
pelaksanaan kewajiban perpajakan yang terdiri dari pemotongan, penyetoran, dan pelaporan pajak, serta hambatan yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, &#13;
observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bendahara desa telah melaksanakan pemotongan PPh Pasal 22, PPh Pasal 23, dan PPN sesuai ketentuan. Namun, masih terdapat kendala berupa keterlambatan penyetoran dan &#13;
pelaporan pajak akibat keterbatasan pemahaman bendahara serta kurangnya pengawasan. Kesimpulan penelitian ini adalah implementasi withholding tax di desa sudah berjalan, tetapi belum optimal, sehingga diperlukan peningkatan &#13;
kapasitas dan pembinaan bagi aparatur desa agar kepatuhan perpajakan dapat ditingkatkan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1703579</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-17 10:10:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-17 10:23:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>