<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1703557">
 <titleInfo>
  <title>DAMPAK MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN MEDIA TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY (AR) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AGUSTINA BELLA AYUNDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini menanggapi masalah Rendahnya kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran fisika masih menjadi salah satu faktor yang menyebabkan hasil belajar siswa kurang optimal di Indonesia. Hal ini ditandai dengan kurangnya kemampuan siswa dalam menganalisis, mengevaluasi informasi, serta merumuskan solusi dari suatu permasalahan secara logis dan sistematis. Padahal, kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan esensial abad ke-21 yang perlu dikembangkan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak model pembelajaran Discovery Learning berbantuan media teknologi Augmented Reality (AR) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain Non-Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian adalah siswa kelas X IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan X IPA 2 sebagai kelas kontrol di SMAN 1 Kuta Baro, masing-masing berjumlah 22 siswa. Instrumen penelitian berupa tes uraian kemampuan berpikir kritis yang meliputi lima indikator: penjelasan sederhana, keterampilan dasar, inferensi, penjelasan lanjutan, serta strategi dan taktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor post-test kemampuan berpikir kritis siswa di kelas eksperimen sebesar 83,46, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 74,09. Hasil uji-t menunjukkan perbedaan signifikan pada taraf signifikansi 0,05 (thitung &gt; ttabel). Dengan demikian, penerapan model Discovery Learning berbantuan AR memiliki pengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran fisika.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Augmented Reality, Discovery Learning, Kemampuan Berpikir Kritis, Pembelajaran Fisika&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EDUCATIONAL MEDIA</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TEACHING METHODS</topic>
 </subject>
 <classification>371.33</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1703557</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-17 00:46:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-17 09:35:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>