<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1703545">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH JUMLAH KOAKAN TERHADAP HASIL GETAH PINUS DI KAMPUNG PENOSAN KECAMATAN BLANG JERANGO KABUPATEN GAYO LUES</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Mayang Sari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pinus merupakan tanaman yang dapat digunakan untuk reboisasi, karena pinus&#13;
memiliki beberapa fungsi, diantaranya sebagai tanaman pelindung tanah secara ekologis,&#13;
penghasil kayu, dan penghasil getah. Salah satu daerah di Aceh yang menjadikan hutan&#13;
pinus sebagai sumber mata pencaharian bagi masyarakatnya dalam memproduksi getah,&#13;
adalah Kampung Penosan Kecamatan Blang Jerango Kabupaten Gayo Lues Tujuan&#13;
Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah koakan terhadap hasil getah pinus&#13;
(Pinus merkusii) di Kampung Penosan, Kecamatan Blang Jerango, Kabupaten Gayo Lues.&#13;
Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) non faktorial dengan&#13;
empat taraf perlakuan jumlah koakan, yaitu: satu koakan (P1), dua koakan (P2), tiga koakan&#13;
(P3), dan empat koakan (P4), masing-masing dengan empat ulangan, sehingga terdapat 16&#13;
pohon sebagai satuan percobaan. Hasil getah dikumpulkan setiap sepuluh hari hari selama&#13;
dua bulan. Analisis data dilakukan dengan Uji F menggunakan IBM SPSS Statistics 26.&#13;
Perbedaan antar perlakuan diuji menggunakan Uji Duncan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan jumlah koakan memberikan pengaruh nyata terhadap&#13;
panen kedua dan ketiga, namun tidak nyata terhadap hasil getah pada panen pertama dan&#13;
panen keempat.&#13;
Perlakuan satu koakan (P1) merupakan perlakuan terbaik yang menghasilkan volume&#13;
getah tertinggi. Hasil ini juga menunjukkan bahwa peningkatan jumlah koakan tidak selalu&#13;
diikuti oleh peningkatan hasil getah Temuan ini dapat menjadi bahan pertimbangan dalam&#13;
menetapkan teknik penyadapan yang efektif dan ramah terhadap kondisi fisiologis pohon&#13;
pinus di lapangan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PINES - FORESTRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SAP - FOREST PRODUCT</topic>
 </subject>
 <classification>634.975 1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1703545</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-16 22:24:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-17 09:55:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>