<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1703543">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN TEKNIK QUILTING DENGAN METODERNRECYCLE FABRIC PADA BUSANA CASUAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SAJIDAH MULYA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Limbah kain perca merupakan salah satu permasalahan yang masih dihadapi oleh&#13;
masyarakat pada saat ini. Tingginya aktivitas industri tekstil di Banda Aceh&#13;
menyebabkan peningkatan jumlah limbah dari sisa-sisa produksi yang belum&#13;
dimanfaatkan secara optimal. Salah satu upaya untuk mengurangi limbah tersebut&#13;
adalah dengan menerapkan prinsip 3R (Reuse, Reduce, Recycle), salah satunya&#13;
melalui teknik manipulasi kain, yaitu quilting. Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
mendesain busana casual dengan menerapkan teknik quilting dari kain daur ulang&#13;
serta mengetahui tanggapan informan terhadap hasil desain tersebut. Penelitian ini&#13;
menggunakan metode eksperimen terapan dengan pendekatan kualitatif. Subjek&#13;
terdiri dari lima informan, yaitu dua desainer Aceh, dua mahasiswa konsentrasi Tata&#13;
Busana, dan satu remaja perempuan. Proses daur ulang dilakukan dengan memilah&#13;
kain perca berdasarkan warna, kemudian dijahit tindas menggunakan teknik&#13;
quilting bermotif abstrak dan bunga. Hasilnya diaplikasikan pada dua model busana&#13;
casual, Model pertama dirancang dengan gaya smart casual yang didominasi oleh&#13;
nuansa warna terracotta dan khaki. Desain terdiri atas atasan berkerah kemeja&#13;
dengan lengan model bishop, dipadukan dengan celana kulot berpotongan&#13;
asimetris. Teknik quilting diterapkan pada bagian vest dan kulot, memberikan aksen&#13;
visual serta menambah keunikan pada keseluruhan tampilan busana. Model kedua&#13;
mengusung gaya feminin elegan dengan perpaduan warna hitam, abu-abu, dan&#13;
mouve. Rancangan terdiri atas vest tanpa lengan, atasan dengan lengan model&#13;
pocket sleeve, serta rok pias enam yang mempertegas kesan anggun, lembut, dan&#13;
modern. Teknik quilting juga diaplikasikan sebagai elemen estetis yang&#13;
memperkaya tekstur dan nilai artistik dari desain busana ini. Berdasarkan hasil&#13;
wawancara, para informan menyatakan bahwa teknik quilting pada kain daur ulang&#13;
mampu menciptakan busana yang unik, menarik, estetis, serta layak pakai. Selain&#13;
memberikan nilai tambah secara visual dan artistik, teknik ini juga dinilai&#13;
mendukung konsep keberlanjutan dalam dunia fesyen. Dengan demikian,&#13;
penerapan teknik quilting dari kain perca daur ulang dapat menjadi alternatif kreatif&#13;
dan edukatif dalam pengembangan desain busana ramah lingkungan.&#13;
Kata Kunci: teknik quilting, recycle fabric, busana casual, limbah kain perca</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>QUILTING - HOME SEWING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CASUAL CLOTHES</topic>
 </subject>
 <classification>646.21</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1703543</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-16 22:17:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-17 10:03:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>