<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1703507">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA SELF EFFICACY DENGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL PADA MAHASISWA TAHUN PERTAMA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Annisa Khairani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masa awal perkuliahan merupakan fase transisi bagi mahasiswa baru, kemampuan berkomunikasi menjadi keterampilan penting untuk membangun hubungan dengan orang lain dan mendukung proses perkuliahan. Oleh karena itu, dibutuhkan efikasi diri yang baik pula untuk dapat menghadapi tantangan pada dunia perkuliahan, khususnya pada tuntutan untuk memiliki keterampilan berkomunikasi interpersonal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self efficacy dengan komunikasi interpersonal pada mahasiswa tahun pertama. Subjek dalam penelitian ini  melibatkan 446 mahasiswa Universitas Syiah Kuala yang berada pada tahun pertama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik propotionate stratified random sampling. Prosedur pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan Interpersonal Communication Inventory (ICI) yang dikembangkan oleh Bienvenu &amp; Stewart (1976) dan General Self Efficacy Scale yang dikembangkan oleh Schwarzer &amp; Jerusalem (1995) berdasarkan teori Bandura (1977) yang kemudian diadaptasi oleh peneliti ke dalam versi Bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara self efficacy dengan komunikasi interpersonal (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>INTERPERSONAL COMMUNICATION - PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>153.6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1703507</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-16 16:40:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-17 10:41:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>