<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1703501">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BAHASA GAYO SEBAGAI MATERI MUATAN LOKAL UNTUK SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN ACEH TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Atia Uminda Hayati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan bahan ajar bahasa Gayo sebagai materi muatan lokal untuk siswa kelas V Sekolah Dasar, mengembangkan bahan ajar sesuai dengan kebutuhan siswa, serta menguji kelayakan bahan ajar yang telah dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan Research and Development (R&amp;D) dengan model Dick and Carey, yang mencakup tiga fase utama: analisis kebutuhan, desain dan pengembangan, serta pelaksanaan dan penilaian. Model Dick and Carey digunakan sebagai panduan dalam proses pengembangan bahan ajar. Teknik pengumpulan data meliputi dokumentasi, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian fase pertama diketahui bahwa terbatasnya bahan ajar bahasa Gayo menyebabkan pembelajaran muatan lokal tidak berjalan optimal, sehingga pengembangan bahan ajar bahasa Gayo sangat dibutuhkan untuk mendukung pembelajaran muatan lokal. Hasil penelitian fase kedua menunjukkan bahwa bahan ajar bahasa Gayo yang dikembangkan dinilai sangat layak oleh validator ahli pendidikan dengan persentase kelayakan sebesar 90%, serta oleh pengguna dengan persentase sebesar 89%. Hasil penelitian fase ketiga menunjukkan bahan ajar bahasa Gayo yang dikembangkan (1) sesuai dengan kebutuhan pembelajaran muatan lokal, (2) mudah dipahami dan diterapkan dalam pembelajaran, serta (3) memenuhi kriteria kelayakan sebagai bahan ajar pendukung pada mata pelajaran muatan lokal. Penelitian ini dapat menjadi salah satu upaya pelestarian bahasa Gayo sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran muatan lokal di sekolah dasar.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TEACHING MATERIALS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TEACHING METHODS - PRIMARY EDUCATION</topic>
 </subject>
 <classification>372.33</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1703501</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-16 15:41:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-17 11:40:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>