PERAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL SEBAGAI PEMODERASI PADA KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN: ANALISIS FRAUD TRIANGLE MODEL PADA PERUSAHAAN SEKTOR BASIC MATERIALS YANG TERDAFTAR PADA BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2021-2023 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL SEBAGAI PEMODERASI PADA KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN: ANALISIS FRAUD TRIANGLE MODEL PADA PERUSAHAAN SEKTOR BASIC MATERIALS YANG TERDAFTAR PADA BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2021-2023


Pengarang

PUTRI AISYAH HARAHAP - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Maulana Kamal - 196910071995021001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2101103010093

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi dan Bisnis., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

657.3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh target keuangan, pengawasan yang tidak efektif, dan pergantian auditor terhadap kecurangan laporan keuangan dengan kepemilikan institusional sebagai variabel moderasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor basic materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2023. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling dengan total 43 perusahaan dan 129 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa target keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan, pergantian auditor berpengaruh negatif signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan, sedangkan pengawasan yang tidak efektif tidak berpengaruh signifikan. Selain itu, kepemilikan institusional mampu memoderasi hubungan antara target keuangan dan kecurangan laporan keuangan, tetapi tidak memoderasi hubungan pengawasan yang tidak efektif maupun pergantian auditor terhadap kecurangan laporan keuangan.

Kata Kunci: Fraud Triangle, Kecurangan Laporan Keuangan, Target Keuangan, Pengawasan Yang Tidak Efektif, Pergantian Auditor, Kepemilikan Institusional.

ABSTRACT This study aims to examine the effect of financial targets, ineffective monitoring, and change in auditors on financial statement fraud, with institutional ownership as a moderating variable. The population in this study comprises all basic materials sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2021–2023 period. The sample was selected using a purposive sampling method, consisting of 43 companies and 129 observations. Data analysis was conducted using multiple linear regression and Moderated Regression Analysis (MRA) with the assistance of SPSS version 26. The results indicate that financial targets have a positive and significant effect on financial statement fraud, while change in auditors has a negative and significant effect. Ineffective monitoring shows no significant effect. Furthermore, institutional ownership is able to moderate the relationship between financial targets and financial statement fraud, but does not moderate the relationships between ineffective monitoring or change in auditors and financial statement fraud. Keywords: Fraud Triangle, Financial Statement Fraud, Financial Targets, Ineffective Monitoring, Change In Auditors, Institutional Ownership.

Citation



    SERVICES DESK