<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1703435">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KEBISINGAN RUANG MESIN DAN RUANG KERNEL PADA PABRIK KELAPA SAWIT PT. KALLISTA ALAM NAGAN RAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ACUN PRATAMA PUTRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Teknik Pertanian (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kebisingan di lingkungan kerja industri merupakan salah satu faktor risiko ergonomi yang berdampak serius terhadap kesehatan dan produktivitas pekerja. Paparan kebisingan yang melebihi ambang batas dapat menyebabkan gangguan pendengaran permanen, menurunnya performa kerja, serta menimbulkan gangguan psikososial dan kesehatan lainnya. Kondisi ini menjadi perhatian penting dalam pengelolaan kesehatan dan keselamatan kerja (K3), khususnya di sektor industri seperti pabrik kelapa sawit yang menggunakan mesin berintensitas suara tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menganalisis tingkat kebisingan serta sebarannya di ruang mesin dan ruang kernel Pabrik Kelapa Sawit PT. Kallista Alam, Kabupaten Nagan Raya, sekaligus menentukan durasi aman paparan kebisingan berdasarkan standar ketenagakerjaan. Metode penelitian meliputi observasi lapangan, wawancara, dan pengukuran langsung menggunakan sound level meter, dengan analisis spasial melalui perangkat lunak Golden Software Surfer 23. Hasil pengukuran menunjukkan tingkat kebisingan di ruang mesin mencapai 104,44 dB dan di ruang kernel sebesar 99,08 dB, keduanya melebihi ambang batas regulasi. Analisis titik operator memperlihatkan bahwa pada shift pagi, titik 15, 25, 22, dan 23 termasuk kategori tidak aman, sedangkan titik 5 dan 26 aman; pada shift malam, titik 15 dan 23 tidak aman, sementara titik 5, 25, 22, dan 26 tetap aman. Sementara itu, seluruh titik operator di ruang kernel (5, 9, 12, 19, 20, dan 21) pada shift pagi maupun malam berada dalam kategori aman. Dosis kebisingan harian pekerja juga melampaui batas yang diperbolehkan, dengan durasi paparan aman hanya 3,75 hingga 30 menit per hari, jauh dari waktu kerja normal 8 jam. Temuan ini menegaskan perlunya implementasi pengendalian kebisingan secara komprehensif melalui pendekatan hirarki kontrol serta sistem pemantauan dan evaluasi berkelanjutan guna menjamin keselamatan dan kesejahteraan pekerja.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1703435</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-16 09:00:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-16 11:05:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>