<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1703415">
 <titleInfo>
  <title>PEMANFAATAN CAULERPA TAXIFOLIA SEBAGAI FITOREMEDITOR TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP DAN HISTOLOGI HATI IKAN BANDENG (CHANOS CHANOS) YANG TERPAPAR PB2+ DOSIS KRONIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Diah Rahmadini F</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pencemaran logam berat timbal (Pb²⁺) di perairan menjadi ancaman serius terhadap kelangsungan hidup dan kesehatan ikan budidaya, termasuk ikan bandeng (Chanos chanos). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas makroalga Caulerpa taxifolia sebagai agen fitoremediasi dalam menurunkan kadar Pb²⁺ di perairan serta dampaknya terhadap kelangsungan hidup dan histopatologi hati ikan bandeng. Penelitian dilakukan selama 14 hari dengan lima perlakuan yaitu: P0 (kontrol tanpa alga), P1 (25 g), P2 (50 g), P3 (75 g), dan P4 (100 g) Caulerpa taxifolia yang dipelihara bersama ikan bandeng dalam media tercemar Pb²⁺ dosis kronis (5,33 mg/L). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan biomassa Caulerpa taxifolia mampu menurunkan kadar Pb²⁺ dalam air secara signifikan dan meningkatkan tingkat kelangsungan hidup ikan bandeng. Selain itu, tingkat kerusakan jaringan hati seperti nekrosis, degenerasi hidropik, dan degenerasi lemak menunjukkan penurunan seiring bertambahnya dosis Caulerpa taxifolia. Perlakuan P4 memberikan hasil terbaik dengan kelangsungan hidup 90% dan kerusakan histopatologis paling ringan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Caulerpa taxifolia efektif sebagai agen fitoremediasi alami dalam perairan tercemar logam berat Pb²⁺ dan berpotensi diterapkan dalam sistem budidaya berkelanjutan.&#13;
&#13;
Kata Kunci: C. taxifolia, fitoremediasi, timbal (Pb²⁺), ikan bandeng (Chanos chanos), histopatologi hati, kelangsungan hidup.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FISHES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FISH CULTURE</topic>
 </subject>
 <classification>639.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1703415</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-15 21:08:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-16 10:13:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>