Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN APRESIASI DRAMA SISWA KELAS XI SMAN 1 INGIN JAYA ACEH BESAR
Pengarang
SILFINA SAFITRI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Denni Iskandar - 196902161994031003 - Dosen Pembimbing I
Budi Arianto - 197201232005011001 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2106102010071
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) / PDDIKTI : 88201
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP., 2025
Bahasa
Indonesia
No Classification
371.3
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) analisis modul ajar; (2) observasi
pelaksanaan pembelajaran; (3) observasi evaluasi pembelajaran apresiasi drama; dan
(4) hasil wawancara dengan guru Bahasa Indonesia tingkat lanjut di kelas XI SMAN
1 Ingin Jaya Aceh Besar. Subjek penelitian adalah orang yang dijadikan sumber data
dalam suatu penelitian. Sumber data penelitian ini adalah guru Bahasa Indonesia
tingkat lanjut dan siswa kelas XI SMAN 1 Ingin Jaya Aceh Besar yang berjumlah 1
orang dan siswa kelas XI-F5 yang berjumlah 24 orang. Datanya berupa dokumen
perencanaan pembelajaran, hasil observasi pelaksanaan pembelajaran, hasil observasi
evaluasi pembelajaran dan hasil deskriptif wawancara guru. Pengumpulan data
menggunakan studi dokumen, observasi, dan wawancara. Data penelitian dianalisis
secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perencanaan
pembelajaran berupa modul ajar yang digunakan oleh guru disusun sesuai dengan
komponen yang ditetapkan dalam Permendikbud Nomor 16 Tahun 2022, namun
masih memiliki banyak sekali kekurangan pada isi komponennya, yaitu pada bagian
alokasi waktu, kompetensi awal, profil pelajar pancasila, target peserta didik, model
pembelajaran, tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, asesmen/penilaian,
pengayaan dan remedial, refleksi guru dan peserta didik; (2) Pelaksanaan
pembelajaran apresiasi drama yang diamati di kelas XI-F5 SMAN 1 Ingin jaya Aceh
Besar menunjukkan bahwa guru belum menjalankan proses pembelajaran secara
konsisten dengan rencana yang telah disusun, karena pelaksanaan pembelajaran tidak
mencermikan sintaks dari model pembelajaran yang telah dipilih; Pada bagian penutup
guru juga masih memiliki kekurangan karena tidak melakukan refleksi secara
menyeluruh dan tidak menyampaikan informasi mengenai materi yang akan dibahas
pada pertemuan berikutnya; (3) evaluasi pembelajaran apresiasi drama dilakukan
dengan menggunakan asesmen diagnostik dan asesmen formatif. Evaluasi tersebut
diperkuat melalui wawancara guru dan dibuktikan pada interaksi antara guru dan
siswa di kelas. Namun, guru tidak memiliki dokumen pendukung mengenai rubrik
penilaian asesmen, sehingga menunjukkan bahwa guru belum memahami cara
menyusun asesmen/evaluasi pembelajaran dengan baik.
This study aims to describe: (1) the analysis of the teaching module; (2) the observation of learning implementation; (3) the observation of learning evaluation in drama appreciation; and (4) the results of interviews with an advanced-level Indonesian Language teacher in Grade XI at SMAN 1 Ingin Jaya, Aceh Besar. The research subjects are individuals who serve as data sources in a study. The data sources of this research are one advanced-level Indonesian Language teacher and 24 students of class XI-F5 at SMAN 1 Ingin Jaya, Aceh Besar. The data consist of lesson planning documents, observation results of the learning implementation, observation results of the learning evaluation, and descriptive results from teacher interviews. Data collection techniques include document study, observation, and interviews. The data were analyzed using qualitative descriptive methods. The results of the study show that: (1) the lesson plan in the form of a teaching module used by the teacher was arranged in accordance with the components stipulated in Permendikbud (Ministry of Education Regulation) Number 16 of 2022, but still contained many deficiencies in its components, namely in the sections of time allocation, initial competence, Pancasila student profile, student target, learning model, learning objectives, learning activities, assessment/evaluation, enrichment and remedial activities, and teacher and student reflection; (2) the implementation of drama appreciation learning observed in class XI-F5 at SMAN 1 Ingin Jaya, Aceh Besar showed that the teacher had not carried out the learning process consistently with the prepared plan, as the implementation did not reflect the syntax of the chosen learning model. In the closing part, the teacher also showed shortcomings by not conducting comprehensive reflection and not providing information about the material to be discussed in the following session; (3) the evaluation of drama appreciation learning wasconducted using diagnostic assessment and formative assessment. This evaluation was reinforced through teacher interviews and evidenced by the interactions between teacher and students in the classroom. However, the teacher did not have supporting documents such as assessment rubrics, indicating that the teacher had not yet fully understood how to properly design assessments/evaluations in learning.
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN APRESIASI DRAMA SISWA KELAS XI SMAN 1 INGIN JAYA ACEH BESAR (SILFINA SAFITRI, 2025)
KEMAMPUAN SISWA KELAS XI SMAN 1 SIGLI MENGIDENTIFIKASI ALUR, TOKOH, DAN KONFLIK DALAM DRAMA YANG DIBACA (DHEA ULVANI, 2019)
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PEMENTASAN DRAMA SISWA KELAS XI SMAN 1 SEUNAGAN (Zuratun Husna, 2025)
PEMBELAJARAN UNSUR KEBAHASAAN DALAM TEKS DRAMA PADA SISWA KELAS XL SMAN 5 BANDA ACEH (Danisa Humaira, 2023)
THE EFFECT OF DRAMA TECHNIQUE IN TEACHING SPEAKING AT SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS(AN EXPERIMENTAL STUDY AT SMAN 1 SEULIMUM) (Armia, 2019)