<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1703287">
 <titleInfo>
  <title>STRATEGI BERTAHAN PEDAGANG DITENGAH PERKEMBANGAN E-COMMERCE (STUDI PEDAGANG KONVENSIONAL DI PASAR ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Febby andilla</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi bertahan pedagang&#13;
konvensional di Pasar Aceh dalam menghadapi tantangan perkembangan ecommerce serta mengidentifikasi dampak yang ditimbulkan terhadap aktivitas&#13;
usaha mereka. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui&#13;
observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh data mengenai kondisi&#13;
pedagang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagang konvensional di Pasar&#13;
Aceh mengalami penurunan jumlah pembeli dari tahun ke tahun, bahkan banyak&#13;
unit usaha yang tutup akibat berkurangnya minat masyarakat berbelanja secara&#13;
langsung di pasar. Kehadiran e-commerce berdampak signifikan, terutama dalam&#13;
menurunkan volume penjualan, meningkatkan beban biaya sewa kio-s, dan&#13;
melemahkan daya saing pedagang konvensional. Meski demikian, pedagang&#13;
mampu bertahan dengan memanfaatkan modal sosial, meliputi kepercayaan,&#13;
norma, dan jaringan sosial. Kepercayaan dibangun melalui kualitas pelayanan dan&#13;
hubungan dengan pelanggan, norma diwujudkan dalam bentuk etika persaingan dan&#13;
solidaritas antar pedagang, sementara jaringan sosial terbentuk melalui relasi&#13;
dengan sesama pedagang, pemasok, dan pelanggan tetap. Penelitian ini&#13;
menyimpulkan bahwa meskipun e-commerce memberi tekanan besar terhadap&#13;
pedagang konvensional, modal sosial menjadi strategi penting untuk&#13;
mempertahankan eksistensi mereka. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan&#13;
pertimbangan bagi pedagang, pengelola pasar, maupun pemerintah dalam&#13;
merumuskan strategi penguatan sektor perdagangan tradisional di era digital.&#13;
Kata Kunci: Pedagang Konvensional, E-Commerce, Strategi, Modal Sosial.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COMMERCE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TRADERS</topic>
 </subject>
 <classification>381.092</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1703287</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-14 16:06:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-15 09:59:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>