Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS VEGETASI POHON DENGAN MENGGUNAKAN METODE TRANSEK DI KAWASAN BLOK HUTAN GUMPANG PEKAN, KECAMATAN PUTRI BETUNG, KABUPATEN GAYO LUES.
Pengarang
Muhamad Muzaki Julianta - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Ashabul Anhar - 196606291990031002 - Dosen Pembimbing I
Ali Makmur - 199104292024211001 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
1805150020049
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Kehutanan (Gayo Lues) (S1) / PDDIKTI : 54254
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2025
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Analisis vegetasi merupakan suatu cara mempelajari susunan komposisi vegetasi secara
struktur dari sekelompok tumbuh- tumbuhan, analisi vegetasi dapat memperoleh informasi
kuantitatif tentang struktur dan komposisi suatu komunitas tumbuhan. Salah satu metode dalam
analisis vegetasi pohon di kawasan Hutan Gumpang Pekan Kecamatan Putri Betung yaitu dengan
menggunakan jalur transek (Line Transect). Untuk mempelajari suatu kelompok hutan yang belum
diketahui keadaan sebelumnya paling baik dilakukan dengan transek. Melalui analisis vegetasi
maka akan didapatkan informasi kuantitatif yang berkaitan dengan struktur serta komposisi dari
komunitas tumbuhan yang ada.
Penelitian ini menggunakan metode line transect, yaitu dengan berjalan menyusuri hutan
disepanjang garis transek yang telah ditentukan. Total luas petak contoh adalah 1 Ha (10.000 m2)
dengan jumlah jalur pengamatan sebanyak 5 jalur dengan jumlah petak contoh sebanyak 25 petak
contoh yang diletakkan secara Purposive pada lokasi penelitian. Teknik Purposive merupakan
teknik dalam pengambilan sampel yang mempunyai kriteria yang telah dipilih dengan ukuran 20
x 20 m untuk tingkat pohon. Parameter telah diukur dalam penelitian ini adalah jumlah dan jenis
vegetasi pohon, diameter pohon dan tinggi vegetasi pohon di Hutan Gumpang Pekan Kecamatan
Putri Betung Kabupaten Gayo Lues.
Jenis vegetasi pohon yang terdapat di Hutan Gumpang Pekan menggunakan metode line
transek dapat diketahui bahwa komposisi jenis pohon yang ditemukan terdiri dari 16 spesies
dengan 93 individu. Jenis pohon yang paling dominan pada lokasi penelitian ini yaitu Manggis
Hutan (Garcinia bacana) dan Geseng Bunga (Lithocarpus hystrix) dengan jumlah temuan
sebanyak 14 pohon. Sedangkan jumlah pohon yang paling sedikit ditemukan pada penelitian ini
adalah Surian, Keranji, Buah Pala, Matoa, Ketapang dan Kelumpit dengan julah temuan sebanyak
1 pohon pada lokasi penelitian. Indeks Nilai Penting jenis vegetasi yang memiliki nilai paling
tinggi dibandingkan dengan jenis lainnya adalah Geseng Bunga dengan INP = 57, 30 % atau >
43,66 masuk dalam kategori tinggi. Sedangkan jenis pohon yang memiliki INP paling rendah
adalah Kelumpit (Terminalia microcarpa) dengan INP = 2,96% atau < 21,96 masuk dalam
kategori rendah. Hal ini sangat mempengaruhi suatu komunitas tumbuhan. Berdasarkan kategori
indeks, INP vegetasi pohon di Hutan Gumpang Pekan berada pada kategori tinggi (INP > 43,66)
dan kategori rendah (INP < 21,96).
Vegetation analysis is a method used to study the structural composition of a group of plants, and it can provide quantitative information about the structure and composition of a plant community. One method for analyzing tree vegetation in the Gumpang Pekan Forest area, Putri Betung Subdistrict, is the Line Transect method. The transect method is the best approach for studying a forest group whose prior conditions are unknown. Through this vegetation analysis, quantitative information related to the structure and composition of the existing plant community can be obtained. This research employed the Line Transect method, which involved walking along a predetermined transect line within the forest. The total area of the sample plots was 1 Hectare (10,000 m$^2$), with a total of 5 observation lines and 25 sample plots placed Purposively in the research location. The Purposive sampling technique involves selecting samples based on predefined criteria, using a size of 20×20 m for the tree level. The parameters measured in this study were the number and type of tree vegetation, tree diameter, and tree vegetation height in the Gumpang Pekan Forest, Putri Betung Subdistrict, Gayo Lues Regency. Research Findings The analysis of tree vegetation types in the Gumpang Pekan Forest using the line transect method revealed a composition consisting of 16 species with a total of 93 individuals. The most dominant tree species at this research location were Forest Mangosteen (Garcinia bancana, often mistaken for Garcinia bacana in local dialects) and Geseng Bunga (Lithocarpus hystrix), with 14 individuals found for each. The least frequently found species in this study were Surian, Keranji, Nutmeg (Buah Pala), Matoa, Ketapang, and Kelumpit (Terminalia microcarpa), with only 1 individual found for each species in the research location. The Importance Value Index (IVI) for Geseng Bunga was the highest compared to other species, reaching 57.30%, or >43.66, placing it in the high category. Meanwhile, the tree species with the lowest IVI was Kelumpit (Terminalia microcarpa), with an IVI of 2.96%, or 43.66) and the low category (IVI
ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT MASYARAKAT GUMPANG LEMPUH KECAMATAN PUTRI BETUNG KABUPATEN GAYO LUES (Nindi, 2023)
PERKEMBANGAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT KECAMATAN PUTRI BETUNG KABUPATEN GAYO LUES 1986-2014 (SELAMAT, 2016)
ANALISIS KEBUTUHAN LAHAN DI WILAYAH ENCLAVE TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER KABUPATEN GAYO LUES (STUDI KASUS KECAMATAN PUTRI BETUNG) (MUNAR MUHARDIAN, 2021)
IDENTIFIKASI KOMODITI UNGGULAN HHBK DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA MARPUNGE KECAMATAN PUTRI BETUNG KABUPATEN GAYO LUES (SAMSIER, 2024)
IDENTIFIKASI PENYEBAB PERAMBAHAN KAWASAN HUTAN DI KECAMATAN PUTRI BETUNG KABUPATEN GAYO LUES (Syahrial, 2025)