<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1703161">
 <titleInfo>
  <title>KEANEKARAGAMAN BURUNG DI KAWASAN MANGROVE, KECAMATAN PEKAN BADA, KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MULIA NAZILA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Biologi</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman jenis burung serta mengukur faktor lingkungan berupa suhu dan kelembaban udara di kawasan mangrove Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Februari - Maret 2025 di dua lokasi pengamatan menggunakan metode point count pada lima titik pengamatan di setiap lokasi. Data dianalisis secara deskriptif dan dihitung menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H'). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 22 spesies burung dari 12 famili dengan jumlah total 3.430 individu. Jenis burung yang paling banyak dijumpai adalah kuntul kecil (Egretta garzetta) dengan jumlah 717 individu, diikuti oleh kuntul besar (Ardea alba) sebanyak 678 individu, dan layang-layang loreng (Hirundo tahitica) sebanyak 674 individu. Nilai indeks keanekaragaman pada lokasi 1 adalah H’ = 2,086 dan pada lokasi 2 adalah H’ = 2,332, yang keduanya tergolong dalam kategori keanekaragaman sedang. Keanekaragaman jenis burung yang diperoleh menunjukkan bahwa kawasan mangrove Kecamatan Peukan Bada memiliki peran penting sebagai habitat alami yang mendukung kehidupan burung. &#13;
&#13;
Kata kunci: Burung, Keanekeragaman jenis, Mangrove, Peukan Bada, Ekosistem pesisir,&#13;
	            Shannon-Wiener, Spesies dilindungi.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MANGROVE SWAMPS - ECOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BIRDS - CONSERVATION TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>639.978</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1703161</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-13 13:57:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-13 15:25:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>