<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1703141">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TERHADAP PERILAKU PHUBBING MAHASISWA FISIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>PUTRI ADELIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Instagram adalah media sosial populer di kalangan mahasiswa. Dengan intensitas penggunaan yang cukup tinggi, kondisi ini sering memicu perilaku phubbing. Fenomena tersebut menimbulkan masalah dalam komunikasi tatap muka dan kualitas interaksi sosial mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  pengaruh intensitas penggunaan media sosial Instagram terhadap perilaku phubbing pada mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala. Penelitian menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa FISIP Universitas Syiah Kuala angaktan 2021, dengan jumlah sampel penelitian sebanyak114 responden yang dipilih menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 8%. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan regresi linear sederhana melalui aplikasi SPSS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan media&#13;
sosial Instagram berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku phubbing.&#13;
Hal ini dibuktikan dengan nilai uji t sebesar 10,349 &gt; t tabel 1,659 dengan&#13;
signifikansi 0,001 &lt; 0,05. Persamaan regresi yang diperoleh adalah y = 0,607 +&#13;
0,413X, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,413. Nilai R Square&#13;
sebesar 0,489 mengindikasikan bahwa 48,9% perilaku phubbing dipengaruhi oleh&#13;
intensitas penggunaan Instagram, sedangkan sisanya 51,1% dipengaruhi oleh&#13;
faktor lain di luar penelitian ini. Temuan ini mendukung Teori Ketergantungan&#13;
Media yang menegaskan bahwa semakin tinggi ketergantungan individu terhadap&#13;
media, semakin besar pengaruh media dalam membentuk perilakunya</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COMMUNICATION - PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DIGITAL MEDIA</topic>
 </subject>
 <classification>302.231</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1703141</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-13 11:48:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-13 15:06:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>