<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1703101">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI SISWA SMA PADA MATERI BARISAN DAN DERET</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aura Saphyra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kemampuan literasi numerasi merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran matematiks SMA. Namun, rendahnya kemampuan literasi numerasi siswa dalam pembelajaran matematika merupakan masalah umum yang ditemukan. Salah satu model yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa adalah model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan literasi numerasi siswa SMA pada materi barisan dan deret. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experiment rancangan nonequivalent group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Teunom. Sampel penelitian dipilih melalui teknik total sampling, satu kelas sebagai kelas eksperimen dan satu kelas sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes kemampuan literasi numerasi dalam bentuk soal uraian pada materi barisan dan deret. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney U. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa kemampuan literasi numerasi siswa yang belajar menggunakan model Problem Based Learning (PBL) lebih baik dibandingkan dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Oleh karena itu, model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) direkomendasikan untuk digunakan oleh guru guna meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TEACHING METHODS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>NUMERACY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SEQUENCES (MATHEMATICS)</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SERIES (MATHEMATICS)</topic>
 </subject>
 <classification>513</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1703101</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-10 15:43:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-13 09:26:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>