<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1703065">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN VIDEO ANIMASI BERBASIS TIKTOK PADA MATERI KONFIGURASI ELEKTRON</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Ramadani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan validitas, reliabilitas, dan kepraktisan media video animasi berbasis TikTok pada materi konfigurasi elektron. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE yang terdiri dari analisi (analysis), desain (design), pengembangan (develop), implementasi (implementation), dan evalusi (evaluation). Namun, penelitian ini dibatasi hanya sampai tahap pengembangan (develop). Pengumpulan data dilakukan melalui angket kebutuhan, validasi oleh ahli, serta uji coba terbatas kepada peserta didik dan guru. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa peserta didik dan guru memandang materi konfigurasi elektron cukup sulit dipahami serta membutuhkan media pembelajaran yang singkat, menarik, dan interaktif. Sebanyak 52,4% peserta didik menyatakan video animasi dapat membantu memahami materi abstrak, dan 81% di antaranya terbiasa menonton konten edukatif di TikTok. Hasil validasi ahli menunjukkan media yang dikembangkan memiliki tingkat validitas sangat tinggi dengan nilai S-CVI sebesar 0,88 dan reliabilitas tinggi dengan nilai IRA sebesar 0,77. Uji coba terbatas yang melibatkan 21 peserta didik kelas X memperoleh respon positif dengan persentase rata-rata 89,52%, sedangkan guru memberikan penilaian rata-rata 87,5%.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EDUCATIONAL MEDIA</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CHEMISTRY - STUDY AND TEACHING</topic>
 </subject>
 <classification>371.33</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1703065</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-10 06:36:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-10 09:52:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>