KAMPUNG BEBAS NARKOBA : UPAYA MASYARAKAT SALAM PENGENTASAN NARKOBA DI GAMPONG (STUDI KASUS GAMPONG BAET) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAMPUNG BEBAS NARKOBA : UPAYA MASYARAKAT SALAM PENGENTASAN NARKOBA DI GAMPONG (STUDI KASUS GAMPONG BAET)


Pengarang

DEVY MAHBENGI SUGITO - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ibnu Phonna Nurdin - 199108192022031004 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2110101010001

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Masalah narkoba merupakan salah satu permasalahan yang dihadapi di dunia. salah satunya di Indonesia. Indonesia merupakan negara dengan kasus narkoba yang sangat tinggi di setiap tahunya. Prevalensi narkoba di Aceh merupakan salah satu provinsi dengan kasus tertinggi di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui peran Program Kampung Bebas Narkoba terhadap pengentasan narkoba di Gampong Baet dan bagaimana upaya masyarakat terhadap program Kampung Bebas Narkoba tersebut. Metode yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menggunakan teori AGII. Talcott Parsons menunjukan bahwa dengan adanya Program Kampung Bebas Narkoba dalam menurunkan kasus narkoba di Gampong Baet sudah berjalan cukup optimal dengan melakukan adaptasi dengan pembentukan satgas untuk menangani kasus narkoba di Gampong pencapaian tujuan yaitu penurunan angka kasus narkoba integrasi dengan adanya rehabilitas mandiri di Gampong Baet membuat masyarakat berpartisipasi dalam menjalankan program Kampung Bebas Narkoba ini, dan lantasi dilakukan sosialisasi di berbagai lapisan masyarakat yang ada di Gampong Baet. Namun ada beberapa kendala yang ada pada program ini adalah regulasi yang belum jelas pada gampong baet dan juga anggaran yang memadai sehingga program belum berjalan secara maksima.

Kata Kunci: Pengentasan, Narkoba, Kampung Bebas Narkoba

Drug abuse is a global problem, and Indonesia is one of the countries significantly affected, experiencing a high number of drug-related cases annually. Aceh province, in particular, has one of the highest prevalence rates in Indonesia. This qualitative research, employing a case study approach, investigates the role of the "Kampung Bebas Narkoba" (Drug-Free Village) program in reducing drug abuse in Gampong Baet and examines community participation in the program. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that the Kampung Bebas Narkoba program has been relatively successful in decreasing drug-related incidents in Gampong Baet. The establishment of a task force, socialization efforts, and self-rehabilitation programs have fostered community participation. However, challenges remain, including unclear village-level regulations and insufficient funding, hindering the program's full potential. Keywords: Drug Abuse Reduction, Narcotics, Drug-Free Village

Citation



    SERVICES DESK