<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1703025">
 <titleInfo>
  <title>PROFIL PEMAHAMAN SISWA SMA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATERI KONSEP MOL DITINJAU DARI MULTIPLE INTELLIGENCES.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>HUMAIRA NURI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pemahaman konsep kimia khususnya konsep mol, merupakan fondasi penting dalam pembelajaran kimia yang seringkali menimbulkan kesulitan bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil siswa SMA dalam menyelesaikan soal materi konsep mol ditinjau dari multiple intelligences. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 36 siswa kelas XI-F4 SMAN 1 Darul Imarah. Instrumen yang digunakan meliputi angket multiple intelligences, soal pemahaman konsep mol, dan pedoman wawancara semi-terstruktur. Penggunaan inter rater agreement (IRA) yang dilakukan dengan menghitung koefisien kappa berdasarkan penilaian dua validator ahli yang menghasilkan nilai sebesar 72,7% sehingga dikategorikan memiliki reliabilitas kuat. Hal ini memastikan bahwa soal yang digunakan layak dan valid untuk mengukur pemahaman siswa secara konseptual. Pengumpulan data dilakukan melalui angket untuk mengidentifikasi kecerdasan dominan, soal untuk menilai pemahaman konsep, dan wawancara untuk menggali lebih dalam respon siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa dengan kecerdasan linguistik, intrapersonal dan interpersonal cenderung menguasai empat indikator pemahaman: mendefinisikan konsep secara verbal, mengenali makna dan intepretasi konsep, mengidentifikasi sifat dan syarat konsep, serta membandingkan konsep kimia. Siswa dengan kecerdasan logis matematis dan musikal menguasai sebagian besar indikator, namun kesulitan dalam membedakan konsep, siswa dengan kecerdasan spasial, naturalistik, dan eksistensial lebih unggul dalam identifikasi dan perbandingan, tetapi lemah dalam mendefinisikan konsep secara verbal. Siswa dengan dengan kecerdasan kinestetik menunjukan penguasaan pada indikator awal saja. Temuan ini memperkuat pentingnya peran multiple intelligences dalam membentuk pemahaman konsep kimia siswa, guru disarankan merancang pembelajaran yang responsif terhadap variasi kecerdasan untuk menciptakan proses belajar yang lebih efektif dan menyenangkan.&#13;
Kata kunci: Pemahaman Kimia, Multiple Intelligences, Inter Rater Agreement (IRA), Profil Siswa. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EDUCATIONAL TESTS</topic>
 </subject>
 <classification>371.76</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1703025</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-09 12:35:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-09 15:11:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>