<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1703005">
 <titleInfo>
  <title>PEMANFAATAN KAYU SECANG (CAESALPINIA SAPPAN L.)  SEBAGAI ZAT PEWARNAAN ALAMI PADA OUTER DENGAN TEKNIK JUMPUTAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SITI RAIHAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Warna merupakan salah satu cara untuk meningkatkan mutu tekstil. Seiring meningkatnya kesadaran terhadap dampak lingkungan, pemanfaatan bahan pewarna alami sangat dianjurkan. Salah satu tanaman yang dapat dijadikan sebagai bahan pewarna alami tekstil adalah batang kayu secang (Caesalpinia Sappan L.). Tujuan penelitian adalah untuk mengekstraksi kayu secang (Caesalpinia Sappan L.)  yang digunakan untuk membuat dan mendesain outer dengan kain jumputan serta mengetahui pendapat informan tentang hasil produk outer dari kain jumputan dengan menggunakan pewarna alami dari kayu secang. Penelitian menggunakan metode eksperimen terapan dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari lima orang yaitu satu pengrajin jumputan, satu designer,  dua mahasiswa Tata Busana FKIP USK, dan satu remaja yang ditetapkan berdasarkan purposive sampling dengan kriteria mahir membuat jumputan, memiliki ketertarikan terhadap outer dari pewarnaan alami dan memiliki pemahaman terhadap topik yang sedang diteliti. Hasil penelitian telah berhasil membuat dua produk outer jenis cardigan dengan model yang berbeda menggunakan pewarna alami dari kayu secang menggunakan teknik jumputan. Produk cardigan menggunakan potongan loose fit (longgar) dan memiliki lengan panjang. Warna akhir yang dihasilkan dari proses fiksasi (mengunci zat warna) pada pembuatan outer dari kain jumputan model I adalah warna ungu gelap yang dihasilkan dari fiksasi tunjung. Pada model II menghasilkan warna merah yang dihasilkan dari fiksasi pencampuran tawas dan kapur,  Kelima informan menyukai pewarna alami menggunakan kayu secang karena warna yang dihasilkan merah, desain yang simple namun elegant dan motif yang yang menarik. Pada outer model I menggunakan jumputan dengan perpaduan motif kawung dan motif lingkaran, sedangkan outer model II menggunakan jumputan motif ulir, daun, dan lingkaran. Penelitian diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi designer, pelaku industri kreatif maupun masyarakat untuk terus mengenal teknik-teknik pewarnaan tekstil, serta memberikan kontribusi positif terhadap pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DYEING - TEXTILE ARTS</topic>
 </subject>
 <classification>746.6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1703005</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-09 09:20:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-09 10:51:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>