<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1702987">
 <titleInfo>
  <title>RANCANG BANGUN MESIN PENCETAK BRIKET SEMI OTOMATIS MENGGUNAKAN PRINSIP SCREW EXTRUDER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>T.M. DEVI KURNIAWAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Mesin pencetak briket semi otomatis menawarkan berbagai keunggulan dibandingkan dengan metode manual. Salah satu teknologi yang dapat diimplementasikan adalah prinsip screw extruder, yang memungkinkan proses pencetakan briket secara kontinyu dengan hasil yang lebih konsisten. Mesin ini bekerja dengan memadatkan biomassa melalui pergerakan ulir (screw) yang mendorong bahan baku ke dalam cetakan bertekanan tinggi. Prinsip kerja screw extruder ini memungkinkan produksi briket dengan kepadatan tinggi, ukuran yang seragam, serta waktu produksi yang lebih cepat dibandingkan metode manual.&#13;
Penggunaan mesin pencetak briket semi otomatis juga berdampak positif terhadap aspek ekonomis dan lingkungan. Secara ekonomis, mesin ini dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya tenaga kerja, serta mengurangi limbah sampah organik yang dihasilkan dalam proses pencetakan briket. Dari segi lingkungan, penggunaan mesin ini dapat membantu mengurangi pembakaran limbah biomassa secara terbuka, yang selama ini menjadi salah satu penyumbang utama polusi udara di Indonesia.&#13;
Penelitian ini akan dimulai dari bulan September tahun 2024 hingga selesai. Bertempat di Laboratorium Perbengkelan Pertanian Program studi Teknik Pertanian Fakultas pertanian&#13;
Universits Syiah Kuala. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah mesin gerinda, mesin bor, mesin bubut, mesin las, palu, ragum, meteran, spidol, kunci pas/inggris dan alat pendukung lainnya. Serta alat untuk pendukung pengambilan data berupa stopwatch, timbangan dan tachometer. Sedangkan ba han yang digunakan dalam penelitian ini adalah besi siku, bearing, baut, mur, pulley, v-belt, plat besi dan arang yang sudah dihaluskan dengan saringan 35mesh dan tepung tapioka (perekat) sebagai bahan pengujian&#13;
Hasil analisis pencetak briket dengan screw extruder diperoleh Kecepatan sudut mata pengadukan 1,75rad/s, putaran mesin penggerak 1400 rpm, putaran output dari reducer 70 rpm dan diameter poros yang digunakan 6 mm. Berdasarkan hasil pengujian mesin pengaduk arang limbah kelapa muda didapati kapasitas kerja teoritis mesin pengaduk arang limbah kelapa muda sebesar 18,72 Kg/Jam, kapasitas aktual mesin pencacah sebesar 8,46 Kg/Jam, dan efisiensi mesin adalah 44%. Efisiensi ini menunjukkan bahwa mesin memerlukan optimasi lebih lanjut agar bisa mendapatkan nilai efisiensi diatas 50% untuk mencetak briket arang dari limbah kelapa.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>AGRICULTURAL MACHINERY</topic>
 </subject>
 <classification>631.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1702987</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-08 19:55:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-09 10:05:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>