<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1702927">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI PERILAKU JUDI ONLINE DI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putroe Marzurita Al jannah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fenomena perilaku judi online terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia terutama di Aceh. Aceh menduduki peringkat ke enam sebagai provinsi di Indonesia yang paling banyak mengakses judi online. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perilaku judi online di Aceh berdasarkan tingkat keparahan masalah perilaku judi. Menggunakan desain kuantitatif dengan metode rancangan survei, sampel penelitian berjumlah 121 dipilih menggunakan teknik quota sampling, dengan karakteristik pernah bermain judi online dalam 12 bulan terakhir, dan usia 18-50 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas pelaku judi online di Aceh memiliki tingkat keparahan perilaku judi bermasalah yang berjumlah 110 subjek (90.9%), tingkat keparahan judi risiko sedang 9 subjek (7.4%), dan risiko rendah berjumlah 2 subjek (1.7%). Hasil uji chi-square berdasarkan data demografi menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan terakhir pada jenjang SMA dengan tingkat keparahan perilaku judi online. Analisis penyebaran data demografi terhadap tingkat keparahan perilaku judi online juga didapatkan pada usia 26-40 tahun terdapat 62 subjek (93.5%) berada pada kategori tingkat perilaku judi online bermasalah, dengan durasi bermain judi online sekitar 1-2 tahun berjumlah 55 subjek (98.2%). Selain itu, pada pekerjaan karyawan swasta merupakan kelompok subjek yang paling banyak berada pada tingkat perilaku bermasalah berjumlah 41 subjek (87.2%), serta pada jenis permainan judi yang paling banyak dimainkan oleh subjek adalah 1 jenis permainan yaitu slot berjumlah 76 subjek (89.4%) dengan tingkat perilaku judi online bermasalah.  &#13;
&#13;
Kata kunci: judi online, masyarakat Aceh, tingkat keparahan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BEHAVIOR - SOCIAL PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>GAMBLING</topic>
 </subject>
 <classification>302</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1702927</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-08 11:49:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-08 15:02:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>