<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1702877">
 <titleInfo>
  <title>KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA GURU DAN MURID PENYANDANG AUTISME DI SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) NEGERI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TIARA ANDINY</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gangguan komunikasi yang dialami anak penyandang autisme tidak hanya menghambat proses belajar, tetapi juga berdampak pada hubungan sosial dan psikologis mereka di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk komunikasi interpersonal antara guru dan murid penyandang autisme dalam mengatasi hambatan komunikasi di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semiterstruktur dan observasi non-partisipatif terhadap dua guru yang memiliki pengalaman mengajar murid autisme minimal tiga tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal guru dengan murid autisme kategori sedang diwujudkan melalui penerapan lima prinsip komunikasi interpersonal. Keterbukaan, guru berusaha membangun komunikasi dan menunjukkan kesediaan mendengarkan murid. Empati, guru merespons kondisi emosional murid dengan pengertian tanpa memaksakan proses belajar. Sikap mendukung, diwujudkan melalui motivasi, pujian verbal, dan isyarat non-verbal. Sikap positif, guru menghadapi perilaku agresif anak dengan tenang dan edukatif. Kesetaraan, guru memberi ruang bagi murid untuk berpartisipasi dalam pengalaman sosial sehingga keterampilan sosial mereka berkembang. Penerapan prinsip-prinsip tersebut sejalan dengan teori Akomodasi Komunikasi Giles. Strategi divergensi tampak ketika guru menyesuaikan pola komunikasi sesuai kebutuhan murid, misalnya dengan menggunakan bahasa sederhana, media visual, dan pemberian pujian. Sementara itu, strategi konvergensi dilakukan dengan membimbing murid agar mampu beradaptasi dengan pola komunikasi umum, melalui penciptaan ruang dialogis dan pelibatan mereka dalam interaksi sosial. Komunikasi interpersonal guru tidak hanya menyesuaikan diri dengan karakteristik murid autisme, tetapi juga mengarahkan mereka untuk mengembangkan keterampilan sosial sesuai norma masyarakat. Guru disarankan untuk terus mengembangkan strategi komunikasi, sekolah perlu menyediakan pelatihan rutin, orang tua diharapkan melanjutkan praktik komunikasi di rumah, dan peneliti selanjutnya dianjurkan mengeksplorasi peran media, teknologi, serta terapi pendukung.&#13;
&#13;
Kata kunci: Komunikasi Interpersonal, Autisme, Guru, Akomodasi Komunikasi</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>AUTISM - SPECIAL EDUCATION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>COMMUNICATION DISORDERS - SPECIAL EDUCATION</topic>
 </subject>
 <classification>371.914</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1702877</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-07 14:40:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-07 15:34:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>