Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
MAKNA GERAK DAN POLA LANTAI TARI JAMEUN DI SANGGAR RAMPOE BANDA ACEH
Pengarang
NURUL HUDA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Cut Zuriana - 197801142006042002 - Dosen Pembimbing I
Yeni Zuryaningsih - 199305312022032012 - Dosen Pembimbing II
Tri Supadmi - 196702161993032002 - Penguji
Nurlaili - 197506102006042001 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
2106102030093
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP., 2025
Bahasa
Indonesia
No Classification
792.82
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Nurul Huda. (2025). Makna Gerak dan Pola Lantai Tari Jameun di Sanggar
Rampoe Banda Aceh. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Cut
Zuriana, S.Pd., M.Pd., dan Yeni Zuryaningsih, M.Pd.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna gerak dan pola lantai dalam
Tari Jameun menggunakan teori semiotika Ferdinand de Saussure serta
mengungkap nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Tari Jameun
merupakan tari kreasi karya Yusri Sulaiman tahun 2008 yang merepresentasikan
kehidupan perempuan Aceh di masa lalu melalui rangkaian gerak keseharian seperti
menyapu, mencuci, mengambil air, dan menjemur kain. Metode penelitian yang
digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh
melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Observasi dilakukan
terhadap video pertunjukan Tari Jameun di Sanggar Rampoe, wawancara dilakukan
dengan koreografer, serta dokumentasi digunakan untuk melengkapi informasi
mengenai gerak dan pola lantai. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian
data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa makna gerak dalam Tari Jameun tidak hanya berfungsi sebagai aspek estetis,
tetapi juga merefleksikan aktivitas domestik perempuan Aceh pada masa lalu yang
sarat nilai budaya seperti kerja keras, tanggung jawab, dan kebersamaan. Setiap
gerak yang ditampilkan merupakan hasil stilisasi dari aktivitas nyata sehingga
membentuk narasi visual yang merepresentasikan identitas budaya perempuan
Aceh. Sementara itu, pola lantai yang digunakan meliputi lurus horizontal, zig-zag,
V, lingkaran, dan vertikal berhadapan. Pola-pola tersebut memiliki makna
keteraturan, kebersamaan, harmoni, serta representasi kehidupan sosial masyarakat
Aceh tempo dulu. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa Tari Jameun
merupakan karya tari kreasi yang berfungsi tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga
sebagai media pewarisan nilai budaya. Makna gerak dan pola lantai dalam tari ini
mampu memperlihatkan bagaimana perempuan Aceh mengekspresikan kehidupan
sosial-budaya mereka melalui bahasa gerak. Penelitian ini diharapkan dapat
menjadi referensi bagi kajian seni tari, khususnya dalam upaya pelestarian dan
pengembangan tari kreasi yang berakar pada budaya lokal.
Kata Kunci: Makna gerak, pola lantai, tari Jameun, semiotika.
ABSTRACT Nurul Huda. (2025). The Meaning of Movement and Floor Patterns in the Jameun Dance at the Sanggar Rampoe Banda Aceh. [Thesis. Syiah Kuala University]. Under the guidance of Cut Zuriana, S.Pd., M.Pd., and Yeni Zuryaningsih, M.Pd. This study aims to describe the meaning of movement and floor patterns in the Jameun Dance using Ferdinand de Saussure's semiotic theory and to reveal the cultural values contained therein. The Jameun Dance is a creative dance by Yusri Sulaiman in 2008 that represents the lives of Acehnese women in the past through a series of daily movements such as sweeping, washing, fetching water, and drying cloth. The research method used is a qualitative method with a descriptive approach. Data were obtained through observation, in-depth interviews, and documentation. Observations were made on videos of Jameun Dance performances at Sanggar Rampoe, interviews were conducted with the choreographer, and documentation was used to complete information about movement and floor patterns. Data analysis used data reduction, data presentation, as well as drawing conclusions and verification. The results of the study indicate that the meaning of movement in the Jameun Dance not only functions as an aesthetic aspect, but also reflects the domestic activities of Acehnese women in the past that are full of cultural values such as hard work, responsibility, and togetherness. Each movement performed is a stylization of real-life activities, creating a visual narrative that represents the cultural identity of Acehnese women. Meanwhile, the floor patterns used include horizontal straight lines, zigzags, V-shaped lines, circles, and facing vertical lines. These patterns convey meanings of order, togetherness, harmony, and represent the social life of Acehnese society in the past. The conclusion of this study confirms that the Jameun Dance is a creative dance work that functions not only as entertainment but also as a medium for transmitting cultural values. The meaning of the movements and floor patterns in this dance demonstrate how Acehnese women express their socio-cultural life through the language of movement. This research is expected to serve as a reference for dance studies, particularly in efforts to preserve and develop creative dances rooted in local culture. Keywords: Meaning of movement, floor patterns, Jameun dance, semiotics.
BENTUK PENYAJIAN TARI KREASI JAMEUN DI SANGGAR RAMPOE BANDA ACEH (Nanda Wahyuni, 2015)
KAJIAN KOREOGRAFI TARI PIASAN MEULAOT DI SANGGAR RAMPOE KOTA BANDA ACEH (Puspa Hildayani, 2016)
MAKNA GERAK DAN POLA LANTAI TARI PELEUBAT PADA SANGGAR BELAGAKH BUJANG EDUCATION DI DESA MAMAS INDAH KECAMATAN DARUL HASANAH KABUPATEN ACEH TENGGARA (DINDA SALSABILA MARGA, 2025)
KAJIAN ETNOGRAFI TARI JAMEUN DALAM PERSPEKTIF TRADISI MASYARAKAT ACEH (Annisa Humaira, 2026)
ANALISIS BENTUK GERAK TARI PIASAN MEULAOT DI SANGGAR RAMPOE KOTA BANDA ACEH (ZAKYA DARA MULKI, 2024)