<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1702793">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KINERJA  MESIN PENYIANG GULMA TIPE GENDONG BERDASARKAN TIGA SUDUT MATA PISAU DI LAHAN KERING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. KHOIRUL MUSTOFA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN&#13;
Penyiangan gulma merupakan salah satu kegiatan penting dalam budidaya tanaman karena gulma dapat mengganggu pertumbuhan tanaman utama dengan bersaing dalam mendapatkan unsur hara, air, dan cahaya matahari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja mesin penyiang tipe gendong dengan menggunakan tiga variasi sudut mata pisau, yaitu 50°, 70°, dan 90°, dalam upaya meningkatkan efisiensi penyiangan gulma pada lahan percobaan di belakang gedung PUSMEPTAN. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimen yang dilaksanakan pada lahan kering berukuran 5 x 5  meter, dengan mengukur waktu operasional, kecepatan putaran mesin, dan kategori indeks kerja operator. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sudut mata pisau 70° memberikan kinerja paling efisien dengan waktu penyiangan lebih cepat dan hasil potongan gulma yang lebih bersih dibandingkan sudut 50° dan 90°. Efisiensi ini disebabkan oleh sudut potong yang optimal dalam meminimalkan hambatan tanah sekaligus memaksimalkan jangkauan pisau. Kelelahan operator dengan nilai IRHR berada pada rentang 1,16–1,24 yang semuanya tergolong kategori ringan, sehingga menunjukkan tingkat kelelahan operator masih rendah dan beban kerja fisik berada dalam batas aman. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sudut mata pisau 70° direkomendasikan sebagai pilihan terbaik untuk meningkatkan produktivitas penyiangan menggunakan mesin tipe gendong, sehingga dapat menghemat waktu kerja dan mengurangi beban fisik operator.&#13;
Kata kunci: mesin penyiang gulma tipe gendong, uji kinerja, sudut mata pisau 50°, 70°, 90°&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>WEEDS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>AGRICULTURAL MACHINERY</topic>
 </subject>
 <classification>631.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1702793</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-06 18:41:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-09 11:36:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>