DIKEE MAULID DI DESA BABAH JURONG KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DIKEE MAULID DI DESA BABAH JURONG KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

SULASTRI MARLIANI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Cut Zuriana - 197801142006042002 - Dosen Pembimbing I
Yuli Astuti - 199007202019032019 - Dosen Pembimbing II
Nurlaili - 197506102006042001 - Penguji
Samsuri - 198902062015012101 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2106102030080

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

700.482 97

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Sulastri Marliani. (2025). Dikee Maulid di Desa Babah Jurong Kabupaten Aceh
Besar. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Cut Zuriana, S.Pd.,
M.Pd dan Yuli Astuti, S.Pd., M.Pd.
Penelitian ini membahas Dikee Maulid sebagai salah satu bentuk tradisi lisan yang
berkembang di masyarakat Aceh, khususnya di Desa Babah Jurong, Kabupaten
Aceh Besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk
penyajian serta menganalisis makna gerak dan pola lantai dalam pertunjukan Dikee
Maulid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data,
dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk penyajian Dikee
Maulid meliputi unsur gerak, syair, pola lantai, dan kostum yang dilakukan secara
terstruktur. Gerak yang dilakukan memiliki makna simbolik berupa kekhusyukan,
semangat, dan ekspresi cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Pola lantai yang
digunakan seperti bentuk huruf “U”, bulat, dan barisan mencerminkan nilai
kebersamaan, keteraturan, serta orientasi spiritual dalam pertunjukan. Tradisi ini
tidak hanya menjadi sarana pelestarian budaya, tetapi juga mengandung nilai
religius yang mendalam sebagai ekspresi identitas masyarakat Aceh.
Kata Kunci: Dikee Maulid, bentuk penyajian, makna gerak dan pola lantai, tradisi
lisan.

ABSTRACT Sulastri Marliani. (2025). Dikee Maulid in Babah Jurong Village, Aceh Besar Regency. [Thesis. Syiah Kuala University]. Under the supervision of Cut Zuriana, S.Pd., M.Pd and Yuli Astuti, S.Pd., M.Pd. This research explores Dikee Maulid as a form of oral tradition that has developed within the Acehnese community, particularly in Babah Jurong Village, Aceh Besar Regency. The aim of this study is to describe the presentation form and analyze the meaning of movements and floor patterns in the Dikee Maulid performance. This research employs a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The data analysis technique was carried out through data reduction, data presentation, and data verification. The findings reveal that the presentation of Dikee Maulid includes elements such as movement, chant, floor patterns, and costumes that are presented in a structured manner. The movements performed carry symbolic meanings such as devotion, enthusiasm, and expressions of love for the Prophet Muhammad (PBUH). The floor patterns used, such as U-shape, circular, and linear formations, represent values of togetherness, order, and spiritual orientation in the performance. This tradition serves not only as a means of cultural preservation but also contains profound religious values, representing the identity of the Acehnese people. Keywords: Dikee Maulid, Presentation form, meaning of movement and floor pattern, oral tradition.

Citation



    SERVICES DESK