PROSEDUR PENCATATAN BARANG HABIS PAKAI PADA KANTOR WILAYAH DIREKTORAT JENDERAL KEKAYAAN NEGARA (DJKN) ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    LAPORAN KERJA PRAKTEK

PROSEDUR PENCATATAN BARANG HABIS PAKAI PADA KANTOR WILAYAH DIREKTORAT JENDERAL KEKAYAAN NEGARA (DJKN) ACEH


Pengarang

MUHAMMAD AKHI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Suazhari - 197206182006041002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2201003010012

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (D3) / PDDIKTI : 62401

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi dan Bisnis., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

657.2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penulis melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL) pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Aceh, yang beralamat di Jl. Tgk Chik, Ditiro, Ateuk Pahlawan, Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh. Data yang digunakan untuk penyusunan Laporan Kerja Praktik (LKP) diperoleh melalui observasi dan wawancara. Tujuan LKP ini adalah untuk mengetahui bagaimana prosedur pencatatan barang habis pakai (BHP) yang merupakan bagian dari aset lancar di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Aceh. Pencatatan barang habis pakai (BHP) yang tepat merupakan hal penting karena berkaitan langsung dengan tertib administrasi, efisiensi anggaran, dan akuntabilitas pengelolaan barang milik negara.
Berdasarkan temuan selama praktik, BHP digunakan secara rutin dalam kegiatan operasional kantor misalnya alat tulis, tinta, dan perlengkapan pendukung lainnya. Pencatatan BHP dilakukan secara digital melalui aplikasi SAKTI dengan menerapkan sistem periodik dan metode FIFO (First In Firts Out). Pemanfaatan aplikasi SAKTI telah mempercepat proses administrasi dan akurasi pencatatan, serta memperkuat transparansi dalam bentuk laporan.
Penerapan pengendalian internal telah dilaksanakan dengan baik yaitu dengan adanya pembagian peran yang jelas antara petugas pencatat, pemeriksa, dan penyetuju dalam pengadaan dan pemakaian barang. Demikian juga telah diterapkan rekonsiliasi data dan stock opname yang dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari upaya memastikan keakuratan pencatatan persediaan.

The author conducted a Field Work Internship (PKL) at the Aceh Regional Office of the Directorate General of State Assets (DJKN), located at Jl. Tgk Chik, Ditiro, Ateuk Pahlawan, Baiturrahman District, Banda Aceh City. The data used to compile the Field Work Internship Report (LKP) was obtained through observation and interviews. The purpose of this LKP was to determine the procedures for recording Consumable Goods (BHP), which are part of current assets, within the Aceh Regional Office of the Directorate General of State Assets (DJKN). Accurate recording of consumable goods (BHP) is crucial because it directly relates to administrative order, budget efficiency, and accountability in the management of state assets. Based on findings during the internship, BHP is routinely used in office operations, such as stationery, ink, and other supporting equipment. BHP recording is conducted digitally through the SAKTI application, implementing a periodic system and the FIFO (First In First Out) method. The use of the SAKTI application has accelerated administrative processes, increased recording accuracy, and enhanced transparency in reporting. Internal controls have been effectively implemented, with clear roles for recording, checking, and approving personnel in the procurement and use of goods. Data reconciliation and periodic stocktaking have also been implemented to ensure accurate inventory records.

Citation



    SERVICES DESK