<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1702711">
 <titleInfo>
  <title>BIOLOGI KUTU PUTIH (PSEUDOCOCCUS SP. ) PADA TANAMAN NILAM ACEH  ( POGOSTEMON CABLIN BENTH )</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SINTIA AGUSTINA HUTARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kutu putih (Pseudococcus sp.) merupakan salah satu hama penting yang menyebabkan kerusakan serius pada tanaman nilam Aceh (Pogostemon cablin Benth). Serangga ini menyerang dengan cara mengisap cairan tanaman, sehingga menghambat pertumbuhan dan menurunkan produktivitas minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari aspek biologi kutu putih, meliputi siklus hidup, morfologi, gejala serangan, serta rasio jenis kelamin kutu putih pada tanaman nilam.&#13;
Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan dan Laboratorium Hama Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala sejak November 2024 hingga Juni 2025. Rangkaian penelitian meliputi perbanyakan kutu putih di laboratorium, infestasi pada tanaman nilam dalam sungkup, dan pengamatan harian terhadap siklus hidup dan gejala serangan. Parameter yang diamati mencakup identifikasi spesies, tahapan perkembangan dari telur hingga imago, morfologi kutu putih, gejala serangan, dan rasio jenis kelamin.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kutu putih yang menyerang tanaman nilam aceh merupakan Pseudococcus sp.. Karakteristik kutu putih meliputih tubuh oval, lunak, berlapis lilin putih, dan ditemukan membentuk koloni pada batang serta daun tanaman nilam. Siklus hidup kutu putih berlangsung selama 25–32 hari, dimulai dari telur, nimfa instar I–III (hingga IV pada jantan), dan imago. Kutu putih betina menetap dan dapat bertelur dalam jumlah besar (200 – 600 telur), sedangkan jantan memiliki sayap dan tidak makan karena tidak memiliki alat mulut fungsional. Sex Ratio menunjukkan dominasi kutu putih betina dengan perbandingan 1:3 (jantan : betina), yang mengindikasikan potensi ledakan populasi.&#13;
Gejala serangan ditandai dengan adanya gumpalan putih seperti kapas, daun menguning dan mengeriting, serta tanaman tampak layu dan kerdil. Produksi embun madu juga mengundang semut yang memperparah serangan. Dari hasil tersebut, disimpulkan bahwa kutu putih merupakan ancaman serius dalam budidaya nilam. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar informasi untuk pengendalian hama kutu putih lebih lanjut dan mendukung peningkatan produktivitas minyak nilam.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LICE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>LAMIALES</topic>
 </subject>
 <classification>595.756</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1702711</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-06 10:44:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-06 11:59:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>