PERAN MAQASID SYARIAH DALAM MEMODERASI PENGARUH PRIORITAS ANGGARAN BELANJA, PARTISIPASI ANGGARAN, KETEPATAN WAKTU, AKUNTABILITAS TERHADAP KINERJA ANGGARAN DI PROVINSI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    DISSERTATION

PERAN MAQASID SYARIAH DALAM MEMODERASI PENGARUH PRIORITAS ANGGARAN BELANJA, PARTISIPASI ANGGARAN, KETEPATAN WAKTU, AKUNTABILITAS TERHADAP KINERJA ANGGARAN DI PROVINSI ACEH


Pengarang

AYUMIATI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Heru Fahlevi - 198311092006041001 - Dosen Pembimbing I
Syukriy Abdullah - 197006301995121001 - Dosen Pembimbing III



Nomor Pokok Mahasiswa

1701302010018

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Manajemen (S3) / PDDIKTI : 61001

Penerbit

Banda Aceh : Program Doktor Ilmu Manajemen., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

658.154

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh prioritas anggaran belanja, partisipasi anggaran, ketepatan waktu, dan akuntabilitas terhadap kinerja anggaran, serta menguji peran Maqasid Syariah sebagai variabel moderasi dalam konteks Provinsi Aceh sebagai daerah otonomi khusus berbasis syariat Islam. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM–PLS). Data dikumpulkan melalui survei terhadap 155 responden dari instansi pemerintah daerah di Aceh yang terlibat langsung dalam proses perencanaan dan pengelolaan anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat variabel independent prioritas anggaran belanja, partisipasi anggaran, ketepatan waktu, dan akuntabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja anggaran. Selain itu, Maqasid Syariah juga terbukti berpengaruh secara langsung terhadap kinerja anggaran. Pengujian interaksi menunjukkan bahwa Maqasid Syariah berperan sebagai moderator yang memperkuat hubungan antara variabel penganggaran dengan kinerja anggaran. Jenis moderasi yang ditemukan meliputi moderasi murni (pure moderation) pada hubungan partisipasi anggaran, dan moderasi semu (quasi moderation) pada variabel lainnya. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan tata kelola keuangan publik berbasis nilai-nilai Islam serta implikasi praktis bagi pemerintah daerah dalam mengintegrasikan prinsip Maqasid Syariah dalam penyusunan kebijakan fiskal. Dengan demikian, pengelolaan anggaran yang berlandaskan maqasid tidak hanya meningkatkan efisiensi dan efektivitas, tetapi juga menciptakan keadilan dan kemaslahatan bagi masyarakat secara berkelanjutan.
Kata kunci: Maqasid Syariah, Kinerja Anggaran, Prioritas Anggaran Belanja, Partisipasi Anggaran, Ketepatan Waktu, Akuntabilitas.

This study aims to analyze the influence of budget expenditure priority, budget participation, timeliness, and accountability on budget performance, while examining the moderating role of Maqasid Shariah in the context of Aceh Province, a region with special autonomy based on Islamic law. A quantitative approach was employed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM–PLS). Data were collected through a survey of 155 respondents from regional government institutions in Aceh directly involved in budget planning and management. The results reveal that all four independent variables budget priority, participation, timeliness, and accountability have a positive and significant impact on budget performance. Furthermore, Maqasid Shariah also shows a significant direct effect on budget performance. Interaction testing indicates that Maqasid Shariah serves as a strengthening moderator in the relationship between budgeting variables and performance. The type of moderation observed includes pure moderation for the relationship between budget participation and budget performance, and quasi moderation for the other variables. These findings contribute theoretically to the development of value-based public financial management rooted in Islamic principles. Practically, the study offers insights for local governments to integrate Maqasid Shariah into fiscal policy formulation. Consequently, budget management based on maqasid not only enhances efficiency and effectiveness but also promotes justice and social welfare in a sustainable manner. Keywords: Maqasid Shariah, Budget Performance, Budget Priority, Budget Participation, Timeliness, Accountability, Moderation.

Citation



    SERVICES DESK