PENGENALAN SENI TARI LIKOK PULO SISWA SMPN 1 KOTA JANTHO MELALUI MEDIA SOSIAL TIKTOK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGENALAN SENI TARI LIKOK PULO SISWA SMPN 1 KOTA JANTHO MELALUI MEDIA SOSIAL TIKTOK


Pengarang

Nada Hanifah N - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Tri Supadmi - 196702161993032002 - Dosen Pembimbing I
Samsuri, S.Pd., M.Ed 198902062023212039 - - - Dosen Pembimbing II
Nurlaili, S.Pd., M.Pd - 1975061002006042001 - - - Dosen Pembimbing III
Yeni zuryaningsih, M.Pd 199305312022032012 - - - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1906102030059

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

793.31

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Nada Hanifah N. (2025). Pengenalan Seni Tari Likok pulo Siswa SMPN 1 Kota Jantho Melalui Media Sosial Tiktok. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Dra. Tri Supadmi, M.Sn., dan Samsuri, S.Pd.,M.Ed.

Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan seni tari tradisional Aceh, khususnya Tari Likok pulo, kepada siswa SMP Negeri 1 Kota Jantho melalui pemanfaatan media sosial TikTok sebagai media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan teknik triangulasi sumber, metode, dan teori untuk meningkatkan validitas data. Pendekatan teori yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada teori media pembelajaran oleh Arsyad. Hasil penelitian (1) menunjukkan bahwa penggunaan TikTok sebagai media pembelajaran mampu meningkatkan kemampuan dan partisipasi siswa dalam mempelajari tari tradisional. Penyajian materi melalui video singkat yang menarik, edukatif, dan sesuai dengan konteks kehidupan siswa membuat mereka lebih mudah memahami sejarah, fungsi, dan gerakan dasar Tari Likok pulo. (2) Selain itu, penyampaian materi yang berisi sejarah, fungsi dan nilai-nilai tari Likok pulo kemudian menampilkan konten video tiktok selanjutnya melakukan evaluasi pertama dan evaluasi terakhir juga menjadi pendukung keberhasilan siswa. Tentu nya dalam membuat video konten TikTok mendorong partisipasi aktif dan rasa kepemilikan terhadap budaya lokal. Meski demikian, penggunaan media sosial ini tetap memerlukan pengawasan dan pengelolaan konten secara tepat untuk menjaga nilai-nilai edukatif dan etika digital. Kesimpulan penelitian yaitu, media sosial TikTok memiliki potensi besar sebagai sarana inovatif dalam pendidikan seni budaya, terutama jika dirancang secara terarah, bertanggung jawab, dan berbasis pendekatan pedagogis yang sesuai.

Kata Kunci: Tari, Likok pulo, Media Sosial, TikTok

This study aims to introduce and preserve traditional Acehnese dance, particularly the Likok pulo Dance, to students of SMP Negeri 1 Kota Jantho through the use of TikTok as a learning medium. This study employed a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using triangulation of sources, methods, and theories to increase data validity. The theoretical approach used in this study refers to Arsyad's learning media theory. The results of the study (1) indicate that the use of TikTok as a learning medium can improve students' abilities and participation in learning traditional dance. The presentation of material through short videos that are engaging, educational, and relevant to the students' lives makes it easier for them to understand the history, function, and basic movements of the Likok pulo Dance. (2) In addition, delivering material containing the history, function, and values of the Likok pulo dance, followed by displaying TikTok video content and conducting initial and final evaluations, also supports student success. Creating TikTok video content certainly encourages active participation and a sense of ownership of local culture. However, the use of this social media still requires appropriate content supervision and management to maintain educational values and digital ethics. The study concludes that TikTok social media has great potential as an innovative tool in arts and culture education, especially if designed in a focused, responsible manner, and based on an appropriate pedagogical approach. Keywords: Dance, Likok pulo, Social Media, TikTok

Citation



    SERVICES DESK