<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1702381">
 <titleInfo>
  <title>POTENSI BIOPROSPEKSI TUMBUHAN OBAT BERBASIS PENGETAHUAN LOKAL MASYARAKAT KABUPATEN ACEH SELATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FILZAH BAZLIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tumbuhan obat merupakan tumbuhan yang mengandung senyawa bioaktif dan telah&#13;
lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional maupun modern. Penelitian ini&#13;
bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan obat dan penggunaannya dalam&#13;
pengobatan tradisional, serta mengetahui spesies yang berpotensi untuk bioprospeksi&#13;
di Aceh Selatan. Penelitian ini menggunakan metode wawancara semi-terstruktur&#13;
dengan teknik purposive sampling. Penentuan responden dilakukan melalui metode&#13;
Snowball sampling. Hasil wawancara terhadap143 responden mengidentifikasi 40&#13;
spesies tumbuhan obat dari 23 famili yang digunakan oleh masyarakat Aceh Selatan. Jenis tumbuhan obat yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Kabupaten Aceh&#13;
Selatan berasal dari famili Zingiberaceae. Bagian tumbuhan yang paling sering&#13;
digunakan adalah daun (48%), sedangkan bagian yang paling jarang digunakan adalah&#13;
batang, getah, dan air (2%). Nilai Use Value (UV) tertinggi diperoleh pada Zingiber&#13;
officinale Roscoe. (0,77), Curcuma longa L. (0,67), dan Moringa oleifera Lam. (0,64). Nilai Relative Frequency of Citation (RFC) tertinggi diperoleh pada tumbuhan&#13;
Zingiber officinale Roscoe. (0,79). Nilai Fidelity Level (FL) dari 40 jenis tumbuhan&#13;
dengan rata-rata 100% ditemukan pada 9 spesies tumbuhan, yaitu Tagetes erecta L., Curcuma longa L., Zingiber officinale Roscoe. Carica papaya L. Pachyrhizus erosus&#13;
(L.) Urb. Myristica fragrans Houtt., Clitoria ternatea L. Pandanus amaryllifolius&#13;
Roxb. ex Lindl. dan Peperomia pellucida (L.) Kunth., yang masing-masing&#13;
dimanfaatkan untuk mengobati penyakit spesifik.&#13;
Kata kunci: Bioprospeksi, Kabupaten Aceh Selatan, Tumbuhan obat, RFC, FL, UV</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICINAL PLANTS - ECONOMIC BOTANY</topic>
 </subject>
 <classification>581.634</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1702381</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-09-24 16:10:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-25 09:49:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>