<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1702377">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH NILAI TUKAR, INFLASI DAN SUKU BUNGA TERHADAP INVESTASI ASING LANGSUNG DI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>T. Farhan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Judul			: Pengaruh Nilai Tukar, Inflasi dan Suku Bunga&#13;
Terhadap Investasi Asing Langsung di Indonesia&#13;
Penulis		: T. Farhan&#13;
NIM			: 2101101010048&#13;
Fakultas/Jurusan	: Ekonomi dan Bisnis/Ekonomi Pembangunan&#13;
Pembimbing		: Dr. Chenny Seftarita, SE., M.Si&#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai tukar, inflasi dan suku bunga terhadap Foreign Direct Invesment (FDI) di Indonesia. Metode analisis data yang digunakan adalah Autoregressive Distributed Lag (ARDL) dengan data time seris dari tahun 1980 – 2024. Metode ARDL dipilih untuk mengkaji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa nilai tukar berpengaruh positif terhadap FDI dalam jangka pendek dan jangka panjang sementara itu inflasi dan suku bunga berpengaruh negatif terhadap FDI dalam jangka pendek dan jangka panjang. Otoritas moneter, khususnya Bank Sentral, sebaiknya memprioritaskan stabilitas moneter sebagai dasar terciptanya iklim investasi yang kondusif. Hal ini dilakukan melalui kebijakan moneter yang responsif, kredibel, dan terukur, serta koordinasi yang kuat dengan otoritas fiskal agar kebijakan saling mendukung. &#13;
&#13;
Kata Kunci: FDI, Nilai Tukar, Inflasi, Suku Bunga, ARDL&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>INVESTMENTS - ECONOMICS</topic>
 </subject>
 <classification>332.6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1702377</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-09-24 11:35:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-24 12:08:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>