<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1702375">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KONTEN KAMPANYE ANIES BASWEDAN DAN MUHAIMIN ISKANDAR DALAM PEMILIHAN PRESIDEN DI PROVINSI ACEH PADA PEMILU 2024</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT IZZAH LADYA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini membahas tentang kemenangan pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar dalam pemilihan presiden 2024 di Provinsi Aceh dengan fokus pada analisis daya tarik konten kampanye melalui media sosial. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji bagaimana strategi komunikasi politik yang diterapkan melalui dua jenis media tersebut memengaruhi persepsi dan pilihan politik masyarakat Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik penggumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah teori komunikasi politik dan agenda setting, yang menjelaskan bagaimana media membentuk persepsi masyarakat. Adapun hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa media sosial seperti TikTok, Instagram, Twitter dan Facebook menjadi saluran utama dalam membangun kedekatan emosional dengan masyarakat Aceh, konten yang menonjolkan religiusitas, kesederhanaan, dan kedekatan dengan nilai-nilai lokal terbukti efktif dalam menarik perhatian masyarakat Aceh. Sementara itu media mainstream berperan  dalam membangun legitimasi dan menyampaikan pesan yang lebih formal dan terstruktur, meskipun daya jankauannya terbatas jika tidak didistribusikan kembali melalui media sosial.&#13;
Kata kunci: Kampanye politik, Media Sosial.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ELECTIONS CAMPAIGNS (POLITICS)</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CAMPAIGNS (POLITICS)</topic>
 </subject>
 <classification>324.9</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1702375</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-09-24 10:12:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-24 11:30:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>