PROFIL INDEKS PERAWATAN DIRI PENDERITA GAGAL JANTUNG AKUT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PROFIL INDEKS PERAWATAN DIRI PENDERITA GAGAL JANTUNG AKUT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang

Yasmin Maharani - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Muhammad Ridwan - 197512201999031002 - Dosen Pembimbing I
Rovy Pratama - 199212192019031011 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2107101010131

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.129

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Gagal jantung akut menyebabkan rawat inap berulang yang cukup banyak di Eropa dan Amerika Serikat dengan tingkat mortalitas dan morbiditas yang tinggi serta menyebabkan beban ekonomi yang tinggi sehingga, gagal jantung akut menjadi masalah kesehatan yang penting bagi masyarakat. Kejadian rawat inap berulang dapat dikurangi dengan cara melakukan intervensi pada pasien gagal jantung yaitu dengan meningkatkan manajemen perawatan diri. Perawatan diri terdiri dari tiga konsep utama yaitu pemeliharaan diri, pemantauan gejala dan manajemen perawatan diri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perilaku perawatan diri pasien gagal jantung akut di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan rancangan cross sectional study dengan metode pengambilan sampel non probably sampling dengan teknik consecutive sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 61 responden yang merupakan pasien rawat inap di Raudhah 1, periode Desember 2024 – Januari 2025. Alat ukur yang digunakan Self-Care Heart Failure Index (SCHFI). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku perawatan diri ketiga dimensi adekuat masih sangat rendah, pada dimensi pemeliharaan diri (6,6%), dimensi pemantauan gejala (9,8%) dan dimensi manajemen perawatab diri (14,8%). Dapat disimpulkan bahwa perawatan diri pada pasien gagal jantung akut adekuat masih sangat rendah sehingga dibutuhkan intervensi yang bertujuan meningkatkan perilaku perawatan diri pada pasien gagal jantung.

Acute heart failure causes a significant number of recurrent hospitalizations in Europe and the United States, with high mortality and morbidity rates, as well as a substantial economic burden. Consequently, acute heart failure has become an important public health issue. The incidence of recurrent hospitalizations can be reduced by implementing interventions for heart failure patients, particularly through improving self-care management. Self-care consists of three main concepts: self-maintenance, symptom monitoring, and self-care management. This study aims to examine the self-care behaviors of patients with acute heart failure at dr. Zainoel Abidin General Hospital, Banda Aceh. This is a descriptive quantitative study with a cross-sectional design, using a non-probability consecutive sampling technique. The study sample consisted of 61 respondents who were inpatients in Raudhah 1 Ward during the period of December 2024 – January 2025. The measurement tool used was the Self-Care of Heart Failure Index (SCHFI). The results of this study showed that the adequacy of self-care behavior across all three dimensions remained very low, with self-maintenance at 6.6%, symptom monitoring at 9.8%, and self-care management at 14.8%. It can be concluded that adequate self-care among patients with acute heart failure remains very low, thus requiring interventions aimed at improving self-care behaviors in this patient population.

Citation



    SERVICES DESK