<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1702257">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN KADAR KORTISOL DAN PREGNANCY RELATED ANXIETY QUESTIONNAIRE (PRAQ) PADA PASIEN PREEKLAMPSIA DAN HAMIL NORMAL TRIMESTER TIGA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Teuku Maizaldi Hezron</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran (S2)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pendahuluan: Preeklampsia merupakan komplikasi kehamilan yang berkontribusi signifikan terhadap morbiditas dan mortalitas maternal serta neonatal di seluruh dunia. Kortisol dan kecemasan selama kehamilan telah dihubungkan dengan komplikasi kehamilan, namun hubungan simultan antara kortisol, kecemasan yang diukur dengan Pregnancy Related Anxiety Questionnaire (PRAQ), dan preeklampsia belum pernah diteliti secara komprehensif di Aceh, khususnya di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) sebagai rumah sakit rujukan utama.&#13;
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kadar kortisol dan tingkat kecemasan yang diukur menggunakan Pregnancy Related Anxiety Questionnaire (PRAQ) pada pasien preeklampsia dan hamil normal trimester tiga.&#13;
Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case-control melibatkan 66 wanita hamil usia reproduksi (20-44 tahun) dengan usia kehamilan ≥34 minggu, terdiri dari 33 pasien preeklampsia dan 33 hamil normal di Poliklinik, Ruang Rawat Obstetri dan Ginekologi, serta Kamar Bersalin RSUDZA, Rumah Sakit Ibu dan Anak Banda Aceh, dan Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Banda Aceh. Teknik consecutive sampling digunakan untuk rekrutmen responden. Kriteria inklusi meliputi ibu hamil trimester tiga dengan atau tanpa preeklampsia yang bersedia berpartisipasi, sedangkan kriteria eksklusi meliputi riwayat penyakit psikologis berat dan penggunaan obat yang mempengaruhi kortisol. Kadar kortisol diukur dari sampel darah vena 2 cc yang diambil pada pukul 06.00-12.00 menggunakan metode immunoassay, sementara tingkat kecemasan dinilai menggunakan PRAQ. Analisis statistik menggunakan uji korelasi Spearman setelah uji normalitas Kolmogorov-Smirnov menunjukkan data tidak berdistribusi normal. Penelitian ini telah mendapat persetujuan etik dari KEPK RSUDZA (No. 112/ETIK-RSUDZA/2025).&#13;
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif yang kuat dan signifikan antara kadar kortisol dengan kejadian preeklampsia (r=0,866; p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PREGNANCY - OBTETRICS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PREGNANCY COMPLICATIONS - OBSTETRICS</topic>
 </subject>
 <classification>618.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1702257</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-09-18 11:15:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-18 15:21:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>