<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1702245">
 <titleInfo>
  <title>INVENTARISASI JENIS JAMUR MAKROSKOPIS  DI  KAWASAN STASIUN RESTORASI TENGGULUN ACEH TAMIANG KAWASAN EKOSITEM LEUSER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIZQA SAVIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA - Biologi</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jamur makroskopis memegang peranan penting secara ekologis, salah satu komponen dalam ekosistem yaitu dekomposer. Kawasan Stasiun Restorasi Tenggulun merupakan hasil perambahan kawasan hutan dan mengganti tanaman hutan dengan pohon sawit. Hal ini diperlukan upaya restorasi kawasan hutan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis dan karakterisasi dari jamur makroskopis di Kawasan Stasiun Restorasi Tenggulun Aceh Tamiang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei eksploratif. Pengambilan data dilakukan secara langsung sepanjang jalur pengamatan di lapangan. Pengamatan dilakukan terhadap karakteristik morfologi jamur, pengukuran faktor lingkungan (suhu, kelembapan, pH tanah, dan ketinggian). Dokumentasi dan titik koordinat menggunakan GPS serta aplikasi Avenza Maps. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 40 spesies dari 16 famili dengan total 536 individu dan 112 titik koordinat. Spesies yang paling banyak ditemukan yaitu Schizophyllum commune (56 individu, ketinggian 35-71 mdpl, suhu 24-25°C, pH tanah 5-6 dan kelembapan 70-90%), Auricularia auricula (47 individu, 36-75 mdpl, suhu 24-25°C, pH 5,2-6,7 dan  kelembapan 65-85%), Pycnoporus sanguineus (47 individu), dan Vorvariella volvaceae (46 individu, ketinggian 36-77 mdpl, suhu 22-25°C, pH tanah 5-6 dan kelembapan 75%-80%). Jamur Mycena vitilis (42 individu, ketinggian 38-115 mdpl, suhu 23-24°C, pH 5-6 dan kelembapan 70%-90%). Jenis jamur yang dominan berasal dari filum Basidiomycota dengan struktur tubuh buah yang beragam, seperti fleshy, woody, dan jelly-like. Hasil pemetaan spasial menunjukkan penyebaran jamur di berbagai substrat seperti kayu lapuk, tanah serasah, pelepah sawit, dan jenjang sawit. Temuan ini memberikan informasi dasar mengenai jenis-jenis jamur makroskopis yang terdapat di Kawasan Stasiun Restorasi Tenggulun.  &#13;
&#13;
Kata kunci: inventarisai jenis, jamur makroskopis, karakterisasi morfologi, Stasiun Restorasi Tenggulun Aceh Tamiang&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FUNGI</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MORPHOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>579.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1702245</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-09-18 09:20:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-18 10:03:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>