<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1702131">
 <titleInfo>
  <title>CODE-SWITCHING USED BY PRESIDENT PRABOWO SUBIANTO IN AN INTERVIEW WITH SEVEN INDONESIAN JOURNALISTS ON NAJWA SHIHAB’S YOUTUBE CHANNEL:</title>
  <subTitle>A SOCIOLINGUISTIC STUDY</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MIRAATUN HAYATI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis, fungsi, dan konteks (alasan) alih kode yang digunakan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah wawancara dengan tujuh jurnalis Indonesia. Wawancara tersebut diunggah pada 7 April 2025 di kanal resmi YouTube Najwa Shihab dan menampilkan pergantian bahasa yang cukup sering antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, sehingga menjadi materi yang relevan untuk analisis sosiolinguistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis dokumen sebagai metode utama pengumpulan data, di mana peneliti secara manual mentranskripsi video dan menganalisis 229 ujaran yang mengandung alih kode. Teori Hoffmann (2014) digunakan untuk mengklasifikasikan jenis dan konteks (alasan) alih kode, sedangkan teori Gumperz (1982) digunakan untuk mengidentifikasi fungsi alih kode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis alih kode yang paling dominan adalah intra-sentential code-switching dengan 189 ujaran (82,53%). Fungsi yang paling sering ditemukan adalah message qualification dengan 136 ujaran (59,39%), sedangkan konteks yang paling umum adalah talking about a particular topic dengan 118 ujaran (51,53%). Temuan ini menunjukkan bahwa alih kode berfungsi sebagai strategi komunikasi untuk memperjelas makna, menekankan gagasan, serta membangun hubungan dengan audiens yang memahami kedua bahasa dalam konteks politik.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Bilingualisme, sosiolinguistik, alih kode, Prabowo Subianto, YouTube.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SOCIOLINGUISTICS</topic>
 </subject>
 <classification>306.44</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1702131</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-09-14 23:10:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-15 14:49:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>