<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1702091">
 <titleInfo>
  <title>PERLINDUNGAN HUKUM NASABAH PADA LAYANAN FINANCIAL TECHNOLOGY (FINTECH) BERBASIS PEER TO PEER (P2P) LENDING YANG BEROPERASI TANPA IZIN DI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sepcya Putty Guciane</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK  &#13;
SEPCYA PUTTY GUCIANE,&#13;
2025&#13;
PERLINDUNGAN HUKUM NASABAH PADA&#13;
LAYANAN FINANCIAL TECHNOLOGY&#13;
(FINTECH) BERBASIS PEER TO PEER (P2P)&#13;
LENDING YANG BEROPERASI TANPA IZIN DI&#13;
INDONESIA&#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala&#13;
(v, 80).,pp.,bibl. &#13;
Prof. Dr. Teuku Ahmad Yani, S.H., M.Hum &#13;
&#13;
Pasal 2, Pasal 8 dan Pasal 47 ayat (1) POJK Nomor 10/POJK.05/2022 &#13;
memberikan landasan perlindungan hukum bagi nasabah dalam layanan Fintech&#13;
berbasis Peer to Peer (P2P) Lending. Regulasi ini mengharuskan penyelenggara&#13;
Fintech tunduk pada prinsip legalitas dan akuntabilitas. Pada Kenyataannya, masih&#13;
banyak Fintech ilegal yang melanggar ketentuan tersebut, sehingga melemahkan&#13;
perlindungan hukum.&#13;
Tujuan skripsi ini adalah untuk mengetahui, menganalisis dan menjelaskan&#13;
bentuk hubungan hukum antara nasabah dan perusahaan Fintech berbasis P2P&#13;
Lending yang beroperasi tanpa izin, akibat hukum keberadaan perusahaan Fintech&#13;
ilegal, serta bentuk perlindungan hukum yang dapat diberikan terhadap hak nasabah&#13;
dalam menghadapi risiko hukum dari layanan Fintech ilegal.&#13;
Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis normatif,&#13;
dengan mengkaji norma hukum positif. Data penelitian melalui penelitian&#13;
kepustakaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan konseptual dan pendekatan&#13;
undang-undang. Analisis data dilakukan secara kualitatif menggunakan analisis&#13;
deskriptif.&#13;
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan hukum antara nasabah&#13;
dan perusahaan Fintech P2P Lending yang beroperasi tanpa izin menimbulkan&#13;
permasalahan yuridis, khususnya terkait keabsahan perjanjian. Suatu perjanjian&#13;
pembiayaan hanya sah apabila memenuhi unsur kesepakatan, kecakapan, dan kausa&#13;
yang halal. Namun, apabila perusahaan Fintech tidak memiliki izin resmi dari OJK,&#13;
maka kausa dalam perjanjian dianggap cacat hukum. Akibat hukumnya, perusahaan&#13;
fintech yang beroperasi tanpa izin dapat dikenai sanksi administratif hingga pidana&#13;
sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk pelanggaran&#13;
terhadap POJK Nomor 77/POJK.01/2016 dan perlindungan hukum terhadap hak&#13;
nasabah ditegaskan dalam POJK Nomor 10/POJK.05/2022.&#13;
Dari hasil penelitian disarankan perlunya peningkatan literasi hukum dan&#13;
digital kepada masyarakat untuk mencegah penggunaan layanan fintech ilegal,&#13;
penguatan pengawasan dan penindakan oleh OJK terhadap platform tanpa izin,&#13;
serta pentingnya implementasi penuh POJK Nomor 10/POJK.05/2022 oleh&#13;
penyelenggara resmi guna menjamin perlindungan hukum yang optimal bagi&#13;
nasabah dalam ekosistem keuangan digital di Indonesia. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CONSUMER PROTECTION - LAW</topic>
 </subject>
 <classification>343.071</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1702091</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-09-12 15:40:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-17 11:53:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>