<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1702085">
 <titleInfo>
  <title>APLIKASI ANDROID UNTUK MENGAWASI DAN MENGENDALIKAN PERANGKAT PENGANGKATAN SAMPAH BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) PADA SALURAN IRIGASI PERSAWAHAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>APRIANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Komputer</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Saluran irigasi memiliki peran vital dalam mendukung pertanian, namun sering kali mengalami pencemaran akibat tumpukan sampah, baik organik maupun anorganik, yang menghambat aliran air ke lahan persawahan. Kondisi ini berdampak pada penurunan produktivitas pertanian, bahkan berpotensi menyebabkan gagal panen. Saat ini, pembersihan sampah dilakukan secara manual oleh petugas, namun metode tersebut kurang efisien karena membutuhkan banyak waktu dan tenaga kerja. Penelitian sebelumnya telah mencoba menerapkan aplikasi berbasis Internet of Things (IoT), namun hanya menggunakan platform pihak ketiga seperti Blynk dengan fitur terbatas, hanya sebatas pemantauan tanpa kemampuan kontrol perangkat pengangkat sampah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi Android khusus yang terintegrasi dengan IoT guna mengawasi dan mengendalikan perangkat pengangkatan sampah secara jarak jauh. Aplikasi ini dilengkapi dengan fitur pemantauan status jaring dan penampungan sampah, serta pengontrolan perangkat. Metodologi pengembangan menggunakan pendekatan Agile Software Development, dengan tahapan iteratif mulai dari studi literatur, perancangan sistem, implementasi aplikasi, pengujian fungsional dengan metode Black Box Testing, hingga evaluasi usability menggunakan System Usability Scale (SUS). Aplikasi dikembangkan menggunakan framework Flutter dan terintegrasi dengan layanan AWS sebagai basis data. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur berjalan valid, dan diperoleh rata-rata skor usability sebesar 83,3. Skor ini berada dalam rentang ≥80,3 (grade A), yang berarti tingkat usability aplikasi Eco-Flow berada pada kategori “Sangat Layak”. Dengan pengembangan ini, pengelolaan sampah di saluran irigasi menjadi lebih efisien, berkelanjutan, dan mendukung peningkatan produktivitas pertanian.&#13;
Kata Kunci: Irigasi, Sampah, Internet of Things, Aplikasi Android, Agile Software Development, System Usability Testing&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>INTERNET PROGRAMMING</topic>
 </subject>
 <classification>006.76</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1702085</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-09-12 14:31:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-12 15:25:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>