<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="170199">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS TERHADAP PENOLAKAN PERMOHONAN ITSBAT NIKAH (SUATU PENELITIAN DI MAHKAMAH SYAR’IYAH BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>PUTRI ZAHWA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
PUTRI ZAHWA&#13;
2025&#13;
ANALISIS TERHADAP PENOLAKAN&#13;
PERMOHONAN ITSBAT NIKAH (Suatu&#13;
Penelitian di Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh)&#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala&#13;
(vii, 72), pp., bibl., tabl., app.&#13;
                                                                               (Dr. TEUKU SAIFUL, S.H., M.Hum.)&#13;
Pasal 7 Ayat (3) Kompilasi Hukum Islam ditentukan bahwa itsbat nikah&#13;
hanya dapat diajukan ke Pengadilan Agama atau Mahkamah Syar’iyah terbatas&#13;
mengenai hal-hal yang berkaitan dengan adanya perkawinan dalam rangka&#13;
penyelesaian perceraian, hilangnya akta nikah, adanya keraguan tentang sah atau&#13;
tidaknya salah satu syarat perkawinan, adanya perkawinan yang terjadi sebelum&#13;
berlakunya Undang-Undang No.1 tahun 1974 dan perkawinan yang dilakukan oleh&#13;
mereka yang tidak mempunyai halangan perkawinan menurut UU No. 1 tahun&#13;
1974. Pada prakteknya ternyata masih terdapat beberapa permohonan itsbat nikah&#13;
yang ditolak oleh Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh.&#13;
Tujuan penulisan skripsi ini untuk menjelaskan penyebab diajukan&#13;
permohonan itsbat nikah di Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh, dasar pertimbangan&#13;
hakim menolak dan menggugurkan permohonan itsbat nikah di Mahkamah&#13;
Syar’iyah Banda Aceh dan upaya hukum yang dilakukan oleh pihak yang&#13;
permohonan itsbat nikahnya ditolak dan digugurkan oleh Mahkamah Syar’iyah&#13;
Banda Aceh.&#13;
Jenis penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris. Data yang&#13;
diperlukan dalam penelitian ini berupa data sekunder dan data primer. Data&#13;
sekunder diperoleh dari penelitian kepustakaan dengan cara membaca dan&#13;
mempelajari tentang peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, jurnal,&#13;
buku-buku dan lainnya. Data primer diperoleh dari penelitian lapangan dengan cara&#13;
mewawancarai pihak responden dan informan. Adapun analisis data dilakukan&#13;
menggunakan metode kualitatif.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab diajukan permohonan itsbat&#13;
nikah di Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh karena pengurusan sertifikat tanah,&#13;
pembuatan akta kelahiran, penetapan ahli waris dan pengurusan taspen. Dasar&#13;
pertimbangan hakim menolak dan menggugurkan permohonan itsbat nikah di&#13;
Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh karena wali nikah yang tidak sah, pemohon&#13;
masih terikat perkawinan dengan orang lain, pemohon mempunyai halangan&#13;
perkawinan menurut UU Perkawinan dan pemohon tidak hadir selama masa&#13;
persidangan.Upaya yang dilakukan oleh pihak yang permohonan itsbat nikahnya&#13;
ditolak dan digugurkan di Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh tidak ada. Walaupun&#13;
sebenarnya dapat dilakukan upaya lain. Disarankan kepada masyarakat saat&#13;
mengajukan permohonan itsbat nikah di Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh harus&#13;
memahami dan memenuhi ketentuan dari hukum yang berlaku dan masyarakat&#13;
disarankan agar melaksanakan perkawinan di kantor urusan agama. Kepada&#13;
Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh disarankan agar sering melaksanakan sosialisasi&#13;
terkait itsbat nikah di gampong.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MARRIAGE - LAW</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ISLAMIC LAW</topic>
 </subject>
 <classification>340.59</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>170199</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-09-09 15:32:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-11 15:45:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>