DETEKSI KESEHATAN KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN METODE VISIBLE ATMOSPHERICALLY RESISTANT INDEX (VARI) PADA UNMANED AERIAL VEHICLES (UAV) (STUDI KASUS: KEBUN KELAPA SAWIT RAKYAT DESA BLANG KUTA, KECAMATAN PEUDAWA RAYEUK) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DETEKSI KESEHATAN KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN METODE VISIBLE ATMOSPHERICALLY RESISTANT INDEX (VARI) PADA UNMANED AERIAL VEHICLES (UAV) (STUDI KASUS: KEBUN KELAPA SAWIT RAKYAT DESA BLANG KUTA, KECAMATAN PEUDAWA RAYEUK)


Pengarang

UMMI NASYIHA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Muhammad Rusdi - 197704012006041001 - Dosen Pembimbing I
Syakur - 196803041993031003 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2105108010047

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas pertanian Ilmu Tanah., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

633.851

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kelapa sawit (Elaeis guineensis jacg.) merupakan komoditas perkebunan penting yang berdampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Sebagai produsen minyak sawit terkemuka di dunia, Indonesia tidak hanya memenuhi kebutuhan minyak nabatinya sendiri, tetapi juga berperan penting dalam ekspor global. Selain menjadi sumber devisa negara, industri kelapa sawit dikenal dengan sifatnya yang padat karya dan menyerap banyak tenaga kerja. Kesehatan tanaman kelapa sawit memegang peranan penting dalam meningkatkan produktivitas dan menjaga keberlanjutan hasil pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan menganalisis kesehatan pohon kelapa sawit berdasarkan hasil deteksi menggunakan metode Visible Atmospherically Resistant Index (VARI) dengan perangkat lunak ArcGIS Pro menggunakan Unmanned Aerial
Vehicles (UAV).
Penelitian ini dilaksanakan di kebun kelapa sawit milik warga yang berada di Desa Blang Kuta, Kecamatan Peudawa Rayeuk, Aceh Timur dengan luas 3,59 Ha dan memiliki 356 tanaman kelapa sawit. Analisis data dilakukan di laboratorium Penginderaan Jauh dan kartografi Departemen Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini berlangsung dari bulan Desember 2024 hingga Mei 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang menggunakan metode VARI untuk mendeteksi dan mengklasifikasi kesehatan tanaman kelapa sawit. Hasil Penelitian menunjukkan Total 356 pohon kelapa sawit sebagai objek kajian. Setiap pohon diklasifikasikan berdasarkan nilai VARI yang diperoleh melalui pengolahan citra menggunakan perangkat lunak ArcGIS Pro. Klasifikasi kesehatan tanaman dibagi ke dalam empat kategori, yaitu Sehat, Kesehatan Sedang, Kesehatan Menurun, dan Tidak Sehat. Hasilnya, sebanyak 16,85% (60) pohon tergolong dalam kategori Sehat, 35,96% (86)
dalam Kesehatan Sedang, 24,16% (128) dalam Kesehatan Menurun, dan 23,03% (82) berada pada kategori Tidak Sehat. Nilai-nilai tersebut menunjukkan adanya variasi kondisi kesehatan di seluruh area kebun, yang juga ditampilkan dalam bentuk peta tematik dan dashboard interaktif untuk memudahkan pemantauan secara spasial.

Oil palm (Elaeis guineensis jacg.) is an important plantation commodity that has a significant impact on the Indonesian economy. As the world's leading palm oil producer, Indonesia not only meets its own vegetable oil needs, but also plays an important role in global exports. In addition to being a source of foreign exchange for the country, the palm oil industry is known for being labor-intensive and absorbing a large workforce. The health of oil palm plants plays an important role in increasing productivity and maintaining agricultural sustainability. This study aims to map and analyze the health of oil palm trees based on detection results using the Visible Atmospherically Resistant Index (VARI) method with ArcGIS Pro software using Unmanned Aerial Vehicles (UAV). This research was conducted in a palm oil plantation owned by residents in Blang Kuta Village, Peudawa Rayeuk District, East Aceh, covering an area of 3.59 hectares with 356 palm oil trees. Data analysis was carried out in the Remote Sensing and Cartography Laboratory of the Department of Soil Science, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University. This research took place from December 2024 to May 2025. This research used a quantitative approach with a descriptive research type that used the VARI method to detect and classify the health of oil palm plants. The results of the study showed a total of 356 oil palm trees as the object of study. Each tree.

Citation



    SERVICES DESK