PENGARUH STUKTUR MODAL, TATA KELOLA PERUSAHAAN DAN AGENCY COST TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN (PADA PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRIALS YANG TERCATAT DI BEI 2021-2023) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH STUKTUR MODAL, TATA KELOLA PERUSAHAAN DAN AGENCY COST TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN (PADA PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRIALS YANG TERCATAT DI BEI 2021-2023)


Pengarang

Yenni Magfirah - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Mulia Saputra - 197312202000121002 - Dosen Pembimbing I
Maulana Kamal - 196910071995021001 - Penguji
Meutia Fitri - 197111191999032002 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2101103010025

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi dan Bisnis., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

657

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur modal, tata kelola
perusahaan dan agency cost terhadap kinerja perusahaan pada sektor industri yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2021-2023. Dengan
menggunakan pendekatan teori keagenan yang dikembangkan oleh Jensen dan
Meckling (1976), penelitian ini berupaya menjelaskan bagaimana keputusan
finansial dan mekanisme tata kelola memengaruhi kinerja perusahaan dalam
konteks industri manufaktur di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan
adalah kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan
perusahaan yang telah dipublikasikan. Variabel dependen dalam penelitian ini
adalah kinerja perusahaan yang diproksikan dengan Return on Equity (ROE),
sedangkan variabel independen meliputi struktur modal yang diukur dengan Debt
to Equity Ratio (DER), tata kelola perusahaan yang diukur melalui kepemilikan
institusional, agency cost yang diproksikan dengan rasio biaya operasional
terhadap penjualan, serta ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol yang diukur
menggunakan logaritma natural total aset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
struktur modal memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan, di
mana tingkat utang yang moderat mampu meningkatkan efisiensi operasional dan
profitabilitas. Tata kelola perusahaan yang baik juga berkontribusi positif terhadap
peningkatan kinerja perusahaan melalui mekanisme pengawasan yang lebih
efektif. Agency cost memiliki dampak positif terhadap kinerja perusahaan, Hal ini
dijelaskan dengan perspektif bahwa peningkatan agency cost dapat mencerminkan
adanya pengawasan yang lebih ketat serta investasi dalam tata kelola perusahaan
yang lebih baik, Mekanisme ini dapat meningkatkan efisiensi pengambilan
keputusan dan akuntabilitas manajemen yang pada akhirnya berdampak positif
terhadap kinerja perusahaan. Sementara itu, ukuran perusahaan berperan sebagai
variabel kontrol yang turut mempengaruhi hubungan antara variabel independen
dan kinerja perusahaan. Temuan penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi
manajemen perusahaan dalam mengoptimalkan kebijakan keuangan dan tata
kelola untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Selain itu, penelitian ini juga
memberikan kontribusi akademik dalam pengembangan literatur mengenai teori
keagenan dan kinerja perusahaan di sektor industri Indonesia.

Kata Kunci: Kinerja Keuangan, Tata Kelola, Agency Cost, Struktur Modal

ABSTRACT This study aims to analyze the effect of capital structure, corporate governance and agency costs on company performance in the industrial sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2021-2023. Using the agency theory approach developed by Jensen and Meckling (1976), this study attempts to explain how financial decisions and governance mechanisms affect company performance in the context of the manufacturing industry in Indonesia. The research method used is quantitative with secondary data obtained from published company financial reports. The dependent variable in this study is company performance as proxied by Return on Equity (ROE), while the independent variables include capital structure as measured by Debt to Equity Ratio (DER), corporate governance as measured by institutional ownership, agency costs as proxied by the ratio of operating costs to sales, and company size as a control variable measured using the natural logarithm of total assets. The results of the study indicate that capital structure has a significant effect on company performance, where moderate debt levels can increase operational efficiency and profitability. Good corporate governance also contributes positively to improving corporate performance through more effective monitoring mechanisms. Also, agency costs have a positive impact on corporate performance. This is explained by the perspective that increasing agency costs can reflect tighter supervision and investment in better corporate governance. This mechanism can improve the efficiency of decision-making and management accountability which ultimately has a positive impact on corporate performance. Meanwhile, company size acts as a control variable that also influences the relationship between independent variables and corporate performance. The findings of this study provide practical implications for corporate management in optimizing financial and governance policies to improve corporate performance. In addition, this study also provides academic contributions to the development of literature on agency theory and corporate performance in the Indonesian industrial sector. Keywords: Financial Performance, Governance, Agency Costs, Capital Structure

Citation



    SERVICES DESK