<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="170137">
 <titleInfo>
  <title>PERILAKU MAKAN BURUNG KANGKARENG PERUT PUTIH (ANTHRACOCEROS ALBIROSTRIS) DI STASIUN KONSERVASI RANTAU SIALANG ACEH SELATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Monika</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kangkareng perut putih (Anthracoceros albirostris) merupakan satwa dilindungi berdasarkan Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106/Menlhk/Setjen/Kum.1/12/2018 serta tercatat dalam Apendiks II CITES. Spesies ini memiliki peran penting dalam regenerasi vegetasi hutan melalui penyebaran biji, namun populasinya menurun akibat berkurangnya sumber pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahap perilaku makan dan jenis pakan Kangkareng Perut Putih di Stasiun Konservasi Rantau Sialang, Aceh Selatan. Penelitian dilakukan selama 16 hari pada bulan Maret–April 2025 dengan metode Focal Animal Sampling melalui pengamatan langsung dari pukul 06.00–19.00 WIB. Hasil penelitian menunjukkan tahapan perilaku makan meliputi berburu (hawking), memilih makanan, mematuk, membenturkan, dan melambungkan makanan dengan dua puncak aktivitas utama pada pagi (06.00–07.00 WIB; 6,8 menit) dan sore (18.00–19.00 WIB; 6,5 menit). Terdapat 11 jenis pakan yang dikonsumsi, meliputi buah Ficus carica, Vitex pinnata, Syzygium malaccense, Gossypium hirsutum, Cayratia trifolia, buah liana. Serta hewan (cicada, kumbang kelapa, ulat kantong, burung kecil, dan serangga). Hasil ini menegaskan pentingnya ketersediaan pohon pakan beragam sebagai penunjang konservasi Kangkareng Perut Putih di habitat alaminya.&#13;
Kata kunci: Kangkareng Perut Putih, perilaku makan, jenis pakan, Stasiun Konservasi Rantau Sialang&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BIRDS - CONSERVATION TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>639.978</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>170137</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-09-04 13:38:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-08 15:11:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>