<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="170135">
 <titleInfo>
  <title>KEANEKARAGAMAN ANGGREK (ORCHIDACEAE) PADA KAWASAN HUTAN DESA KETAMBE KECAMATAN KETAMBE KABUPATEN ACEH TENGGARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aminah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Ketambe merupakan salah satu dari 25 desa di Kecamatan Ketambe. Desa ini memiliki hutan &#13;
Desa yang dikelola oleh lembaga swadaya masyarakat. Hutan tersebut berpotensi sebagai hutan &#13;
wisata. Hutan yang berbatasan dengan Taman Nasional Gunung Louser ini memiliki keanekaragaman &#13;
anggrek yang informasinya masih belum banyak diketahui. Tetapi populasi anggrek di daerah Hutan &#13;
Desa Ketambe memang benar adanya. Oleh karena itu perlu di lakukan penelitian tentang &#13;
keanekaragaman jenis anggrek (orchidaceae)  yang bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman &#13;
anggrek (orchidaceae)  di kawasa hutan Desa Ketambe Kecamatan Ketambe Kabupaten Aceh &#13;
Tenggara. Penelitian ini menggunakan metode systematic random sampling dengan luas lokasi &#13;
penelitian 450 ha dengan intensitas sampling 0,22% dengan jumlah plot 25 plot, terdapat 5 jalur &#13;
transek setiap transek ditetapkan 5 plot dengan jarak antar plot yaitu 50 m. berdasarkan hasil &#13;
penelitian jumlah jenis anggrek sebanyak 22 jenis dari 19 genus total keseluruhan spesies anggrek &#13;
yang ditemukan sebanyak 124 spesies. Spesies anggrek yang pling banyak ditemukan adalah &#13;
Dendrobium minutigibbum, sebanyak 30 spesies, Thrixspermum centipeda sebanyak 16 spesies, &#13;
Dendrobium leonis sebanyak 13 spesies, dan Aerides odorata sebanyak 12 spesies. Genus dari &#13;
Dendrobium memiliki jumlah jenis yang paling  banyak,  yaitu Dendrobium 3 jenis dan Vanda sebanyak &#13;
2 jenis . INP (indeks nilai penting) dengan nilai paling tinggi ditemukan di jenis dendrobium &#13;
crumenatum dengan nilai 48,31% yang mana individu yang ditemukan sebanyak 30 spesies dan INP &#13;
dengan nilai rendah 1,95 yaitu Grammatophllum speciousum ditemukan sebanyak 1 spesies.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ORNAMENTAL PLANTS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ORCHIDS - FLORICULCULTURE</topic>
 </subject>
 <classification>635.934 4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>170135</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-09-04 13:28:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-08 15:04:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>