<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="170133">
 <titleInfo>
  <title>POTENSI AVIFAUNA BURUNG UNTUK PENGEMBANGAN EKOWISATA BIRDWATCHING DI KAWASAN PESISIR PANTAI KUALA GIGIENG KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fakhrul Rozi Farhan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kawasan pesisir Pantai Kuala Gigieng di Kabupaten Aceh Besar memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi ekowisata birdwatching karena keberagaman ekosistem pesisir yang mendukung kehidupan burung lokal dan migran. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tingkat keanekaragaman, kemerataan, dan kesamaan spesies burung, sehingga dapat dijadikan sebagai potensi pengembangan Ekowisata birdwatching. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik point count pada sepuluh titik pengamatan, data kemudian dianalisis dengan Indeks Shannon-Wiener,  indeks kemerataan spesies, dan indeks kesamaan spesies. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keanekaragaman spesies burung di kawasan pesisir dan kawasan dekat pemukiman tergolong sedang. Tingkat kemerataan individu antar spesies di kedua kawasan termasuk tinggi. Kesamaan spesies antar kawasan tergolong sedang dengan beberapa spesies dijumpai di kedua lokasi. Pada kawasan pesisir juga dijumpai burung migran, sedangkan kawasan dekat pemukiman didominasi burung lokal.  Hasil ini mengindikasikan bahwa Pantai Kuala Gigieng memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi kawasan ekowisata birdwatching</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BIRD WATCHING</topic>
 </subject>
 <classification>598.072 34</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>170133</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-09-04 11:32:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-08 15:19:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>