Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PELAKSANAAN TOLERANSI BERAGAMA DI GAMPONG SANGGABERU SILULUSAN STUDI KASUS PASCA KONFLIK ACEH SINGKIL
Pengarang
SARLIANA SAFNI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Rusli Yusuf - 195702101985031004 - Dosen Pembimbing I
Yusrijal Abdar - 199203202021021101 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2106101010008
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan., 2025
Bahasa
Indonesia
No Classification
201.723
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Sarliana Safni (2025). Pelaksanaan Toleransi Beragama di Gampong Sanggaberu
Silulusan Studi Kasus Pasca Konflik Aceh Singkil. [Skripsi. Universitas Syiah
Kuala]. Dibawah bimbingan Prof. Dr. Rusli Yusuf M.Pd dan Yusrijal Abdar, S.Pd.,
M.H.
Penelitian ini berjudul “Pelaksanaan Toleransi Beragama di Gampong Sanggaberu
Silulusan Studi Kasus Pasca Konflik Aceh Singkil”. Penelitian ini dilatar belakangi
oleh konflik keagamaan yang pernah terjadi di Aceh Singkil pada tahun 2015, yang
berdampak terhadap hubungan antarumat beragama. Tujuan penelitian ini adalah 1)
Menganalisis pelaksanaan toleransi beragama di Gampong Sanggaberu Silulusan
pasca konflik 2) Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan
toleransi beragama di Gampong Sanggaberu Silulusan. Metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan jenis deskriptif. Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Subjek penelitian berjumlah 7 informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1)
Masyarakat Gampong Sanggaberu Silulusan berhasil membangun kembali
keharmonisan pasca konflik agama melalui sikap saling menghargai, partisipasi
sosial, dan musyawarah dalam menyelesaikan masalah. 2) Faktor pendukung
terwujudnya toleransi seperti nilai kekeluargaan yang kuat, pengalaman konflik
masa lalu, peran organisasi kepemudaan, dan komunikasi yang terbuka.
Kesimpulan bahwa 1) Masyarakat Gampong Sanggaberu Silulusan menunjukkan
toleransi beragama melalui sikap saling menghargai, bekerja sama lintas agama,
dan keterlibatan dalam kegiatan sosial. 2) Faktor pendukung meliputi pengalaman
konflik masa lalu, nilai kekeluargaan, peran organisasi kepemudaan, serta
mekanisme musyawarah. Saran dalam penelitian ini adalah 1) Kepada Perangkat
Gampong Sanggaberu Silulusan agar terus memperkuat nilai-nilai toleransi yang
telah terbentuk melalui fasilitasi ruang dialog antarumat beragama dan mendorong
partisipasi semua pihak dalam kegiatan sosial. 2) Tokoh agama diharapkan aktif
menanamkan pemahaman keagamaan yang moderat dan menjadikan rumah ibadah
sebagai pusat edukasi toleransi. 3) Peneliti selanjutnya agar mengkaji lebih
mendalam terhadap sikap toleransi generasi muda, yang berpotensi memengaruhi
kerukunan antarumat beragama.
Kata Kunci: Toleransi, Agama, Konflik
Sarliana Safni (2025). Implementation of Religious Tolerance in Gampong Sanggaberu Silulusan Case Study of Post-Conflict Aceh Singkil. [Thesis. Universitas Syiah Kuala]. Under the guidance of Prof. Dr. Rusli Yusuf, M.Pd and Yusrijal Abdar, S.Pd., M.H. This study is titled "The Implementation of Religious Tolerance in Gampong Sanggaberu Silulusan: A Case Study of Post-Conflict Aceh Singkil." This study was motivated by the religious conflict that occurred in Aceh Singkil in 2015, which impacted interfaith relations. The objectives of this study are 1) To analyze the implementation of religious tolerance in Gampong Sanggaberu Silulusan post conflict 2) To identify the factors that influence the implementation of religious tolerance in Gampong Sanggaberu Silulusan. The method used in this study is a qualitative approach and a descriptive type. Data collection techniques were conducted through interviews, observations, and documentation. The research subjects consisted of 7 informants. The results of the study indicate that 1) The community of Gampong Sanggaberu Silulusan successfully rebuilt harmony after the religious conflict through mutual respect, social participation, and deliberation in resolving issues. 2) Supporting factors for the realization of tolerance include strong family values, past conflict experiences, the role of youth organizations, and open communication. The conclusion is that 1) The community of Gampong Sanggaberu Silulusan demonstrates religious tolerance through mutual respect, interfaith cooperation, and involvement in social activities. 2) Supporting factors include past conflict experiences, family values, the role of youth organizations, and consultation mechanisms. Recommendations from this study are: 1) The Gampong Sanggaberu Silulusan administration should continue to strengthen existing tolerance values through facilitating interfaith dialogue spaces and encouraging all parties to participate in social activities. 2) Religious leaders are encouraged to actively promote moderate religious understanding and make places of worship centers for tolerance education. 3) Future researchers are advised to conduct a more in-depth study of the tolerance attitudes of the younger generation, which have the potential to influence interfaith harmony. Keywords: Tolerance, Religion, Conflict
ANALISIS PROSES PENYELESAIAN KONFLIK RUMAH IBADAH DI ACEH SINGKIL OLEH KESBANGPOL PROVINSI ACEH (MUHAMMAD AL AUZA, 2023)
HUBUNGAN TOLERANSI BERAGAMA DENGAN KERUKUNAN MASYARAKAT DI GAMPONG LAKSANA KOTA BANDA ACEH (Lisya Maulidina, 2023)
TOLERANSI BERAGAMA PADA MASYARAKAT GAMPONG MULIA KOTA BANDA ACEH (M. NURFITRIANSYAH, 2024)
PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM MENJAGA KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DI KABUPATEN ACEH SINGKIL (Musni Setia Dewi, 2023)
ANALISA SIKAP TOLERANSI BERAGAMA RNSTUDI KASUS GAMPONG KEUDAH KECAMATAN KUTA RAJA RNKOTA BANDA ACEH (Zien Kelpin, 2025)