<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="170109">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH ZAKAT, INFAQ, SHADAQAH (ZIS),  PENGANGGURAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAHMAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi Univeristas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Zakat, Infaq, dan Shadaqah, Pengangguran dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Kemiskinan di Provinsi Aceh dalam periode 2017-2023. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis regresi data panel. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari BPS dan Baitul Mal Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ZIS tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Aceh. Pengangguran berpengaruh positif dan signifikan. Artinya, semakin tinggi tingkat pengangguran, semakin banyak jumlah orang miskin. Sementara itu, Pertumbuhan Ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Aceh, yang menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang lebih besar dapat mengurangi kemiskinan di Provinsi Aceh. Temuan ini menjelaskan bahwa upaya dalam mengurangi kemiskinan bukan hanya bergantung pada distribusi dana sosial keagamaan, tetapi juga dalam menciptakan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Oleh karena itu, optimalisasi pengelolaan ZIS, kebijakan ketenagakerjaan, dan strategi pembangunan ekonomi daerah harus bersinergi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ECONOMIC GROWTH</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ZAKAT</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>POVERTY - MACROECONOMICS</topic>
 </subject>
 <classification>339.46</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>170109</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-09-03 17:51:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-04 11:54:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>