<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="170033">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS IN SILICO TUMBUHAN ADENOSTEMMA LAVENIA DAN BACCAUREA MOTLEYANA TERHADAP PENYAKIT HEPATITIS, HIV (HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS), TBC (TUBERCULOSIS), KANKER KULIT, DAN KANKER PAYUDARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURUL HAFIFAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati tertinggi di dunia, Indonesia memiliki lebih dari 30.000 jenis tumbuhan yang berpotensi sebagai obat tradisional. Salah satu wilayah yang kaya akan keanekaragaman hayati adalah Kawasan Ekosistem Leuser, yang menjadi pusat tumbuhan obat dan telah lama dimanfaatkan secara turun temurun oleh masyarakat setempat. Walaupun wilayah ini kaya akan keanekaragaman hayati, tetapi banyak spesies tumbuhannya yang belum diteliti secara ilmiah untuk mendukung pengembangan obat. Di sisi lain, penyakit infeksi seperti hepatitis, HIV (Human Immunodeficiency Virus), TBC (Tuberculosis), kanker kulit dan kanker payudara terus menjadi ancaman serius bagi kesehatan global. Kondisi ini mendorong perlunya penelitian terhadap tumbuhan lokal sebagai sumber terapi alternatif. A. lavenia secara tradisional digunakan untuk mengatasi demam, batuk, sariawan, dan sakit tenggorokan. Sedangkan B. motleyana untuk mengobati cacar, diare, dan luka memar. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi senyawa bioaktif dari kedua tumbuhan tersebut terhadap lima penyakit target menggunakan metode in silico. Melalui analisis GC-MS dan penelusuran literatur ilmiah, teridentifikasi 43 senyawa dari A. lavenia dan 47 senyawa dari B. motleyana. Uji molecular docking dilakukan terhadap lima protein, yaitu 3MSH (Hepatitis), 3OXX (HIV), 6R9W (TBC), 2VCJ (kanker kulit), dan 3ERT (kanker payudara). Hasil docking menunjukkan bahwa senyawa Condelphine dan Delcorine dari A. lavenia memiliki afinitas kuat terhadap protein hepatitis dan kanker payudara dengan nilai binding affinity lebih negatif dan adanya pembentukan ikatan hidrogen. Sementara itu, senyawa Methyl (E)-cinnamate, dan Carvacrol dari B. motleyana menunjukkan interaksi yang baik terhadap protein hepatitis. Hasil ini memperkuat potensi kedua tumbuhan tersebut sebagai sumber senyawa alami dengan efek multiterapi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICINAL PLANTS - PHARMACOGNOSY</topic>
 </subject>
 <classification>615.321</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>170033</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-09-01 15:09:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-02 11:47:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>