<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="170005">
 <titleInfo>
  <title>ADSORPSI METHYLENE BLUE PADA AIR LIMBAH MENGGUNAKAN ADSORBEN NANOPARTIKEL MAGNETIK FE-MN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RETTA DELA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Retta Dela. (2025). Adsorpsi Methylene Blue pada Air Limbah Menggunakan Adsorben Nanopartikel Magnetik Fe-Mn.&#13;
&#13;
Peningkatan penggunaan zat warna sintetis dalam berbagai aktivitas industri, khususnya industri tekstil, telah menyebabkan akumulasi limbah berbahaya yang berpotensi mencemari lingkungan perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan adsorben magnetik Fe-Mn dalam mengadsorpsi zat warna, khususnya Methylene Blue, sebagai solusi terhadap permasalahan pencemaran tersebut. Adsorben magnetik Fe-Mn disintesis melalui metode kopresipitasi dengan menggunakan prekursor FeCl3.6H2O, FeSO4.7H2O, dan MnCl2.4H2O. Hasil sintesis berupa padatan berwarna hitam kemudian dikarakterisasi menggunakan Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), Scanning Electron Microscopy (SEM), dan X-Ray Diffraction (XRD). Spektrum FTIR menunjukkan keberadaan gugus O-H, Fe–O, dan Mn–O yang berperan sebagai situs aktif dalam proses adsorpsi. Citra SEM menunjukkan permukaan berpori dengan struktur hierarki dan ukuran partikel pada kisaran sub-mikro dan mikro. Difraktogram XRD mengidentifikasi fasa kristalin Fe3O4 dan MnFe2O4 dengan ukuran kristal rata-rata 27,7 nm. Uji adsorpsi dilakukan dengan memvariasikan waktu kontak, pH larutan, massa adsorben, dan konsentrasi awal Methylene Blue. Kondisi optimum adsorpsi diperoleh pada waktu kontak 50 menit, pH 6, massa adsorben 0,1 g, dan konsentrasi awal 150 mg/L. Efisiensi adsorpsi mencapai 97,98% dengan kapasitas adsorpsi (Qe) sebesar 15,069 mg/g. Model isoterm yang sesuai dengan data eksperimen model Hill-Deboer dengan nilai koefisien korelasi (R²) sebesar 0,9049, yang mengindikasikan adanya interaksi lateral antar molekul adsorbat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adsorben magnetik Fe-Mn memiliki potensi yang tinggi sebagai material ramah lingkungan untuk penanganan limbah zat warna di lingkungan perairan.&#13;
&#13;
Kata kunci: Adsorben Magnetik, Methylene Blue, Fe-Mn, Kopresipitasi, Isoterm Hill-Deboer</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ABSORTION - CHEMISTRY</topic>
 </subject>
 <classification>541.33</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>170005</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-30 22:18:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-01 11:20:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>