<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="169987">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS BIOPRIMING PADA BENIH CABAI (CAPSICUM ANNUUM L.) YANG MENGALAMI KEDALUWARSA MENGGUNAKAN RIZOBAKTERI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MAGHFIRAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Agroteknologi</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh efektivitas  biopriming terhadap benih cabai kadaluarsa. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Benih, Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Darussalam Banda Aceh. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan November 2024  sampai Januari 2025. Penelitian ini menggunkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola non Faktorial. Faktor yang teliti adalah biopriming menggunakan rizobakteri 5 taraf yaitu R0 = Kontrol (tanpa rizobakteri), R1 = AT 7/1 T, R2= Kl 8/4, R3 = PS 4/2, R4  = PS 5/6. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali, sehingga diperoleh 15 unit percobaan, tiap satuan percobaan terdiri 25 benih cabai. Jadi jumlah semua keselurahan benih sebanyak 375 benih. Parameter yang diamati meliputi potensi tumbuh, daya berkecambah, indeks vigor, keserempakkan tumbuh, kecepatan tumbuh, waktu yang dibutuhkan untuk mencapai 50% kecambah total, tinggi tanaman umur 15, 30, dan 45 HSS, jumlah daun umur 15, 30, dan 45 HSS, bobot basah, dan bobot kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan biopriming rizobakteri pada benih cabai kadaluarsa berpengaruh sangat nyata terhadap peubah potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, kecepatan tumbuh, waktu mencapai 50% kecambah normal, dan bobot kering. Berpengaruh nyata terhadap peubah indeks vigor, keserempakan tumbuh, bobot basah, dan tinggi bibit umur 15, 30, dan 45 HSS. Namun, berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah daun umur 15, 30, dan 45 HSS. Perlakuan rizobakteri terbaik yaitu PS 4/2 unggul pada peubah potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, indeks vigor, keserempakan tumbuh, kecepatan tumbuh, waktu mencapai 50% kecambah normal, bobot basah, bobot kering, dan tinggi bibit umur 15, 30, dan 45 HSS.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CHILI</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SEEDS - NURSERY PRODUCTION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>HOT SPICES - AGRICULTURE</topic>
 </subject>
 <classification>633.84</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>169987</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-29 20:06:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-02 11:38:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>